Share

Kemenag Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan

Widya Michella, MNC Media · Selasa 16 November 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 624 2502454 kemenag-tekankan-pentingnya-moderasi-beragama-di-lembaga-pendidikan-HkREjAP6XE.jpg Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI M. Ali Ramdhani (Foto: Kemenag RI)

BALI - Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, M. Ali Ramdhani menekankan agar pentingnya Penguatan Moderasi Beragama (PMB) dalam alam yang transnasional. Mengapa? karena  PMB menjadi salah satu modal yang perlu dimiliki individu menjalankan peran sosial di tengah masyarakat yang multikultural.

Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Program Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI), di Bali, Jumat,(12/11/2021).

"Moderasi beragama merupakan hal yang sangat penting, karena kita hidup di sebuah alam yang transnasional dan bergerak sedemikian rupa serta diharapkan memiliki pondasi yang kuat," kata Dhani, dikutip pada laman resmi Kemenag,Selasa,(16/11/2021).

Baca juga: Pentingnya Penguatan Moderasi Beragama untuk Hindari Radikalisme

Menurutnya, PMB diterapkan tidak hanya di lembaga keagamaan, tetapi juga dilakukan di lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, dan sekolah.

Lalu untuk di sekolah umum, Ali mengatakan agar PMB menekankan pada tiga hal, yaitu nilai Integritas, solidaritas, dan tenggang rasa dalam rangka mengembangkan pendidikan agama Islam (PAI) yang rahmatan lil ‘alamin.

Baca juga: Menag Yaqut Terbitkan Buku Pedoman Penguatan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan

“Penguatan moderasi beragama pada sekolah harus mengedepankan nilai-nilai integritas, solidaritas, dan tenggang rasa. Nilai-nilai dasar ini adalah bagian penting dari upaya mengembangkan pendidikan agama Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Dhani.

Sebelumnya, Direktur PAI Ditjen Pendidikan Islam, Amrullah menuturkan tugas utama guru-guru PAI adalah bagaimana menjadikan muatan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin bisa hidup. Tidak hanya di satu tempat, tapi bisa diimplementasikan di tempat-tempat lain, sekaligus tidak hanya di Indonesia tapi di negara-negara lain juga.

“Jika Islam Rahmatan Lil ‘Alamin ini bisa hidup maka akan tercipta damai, nyaman, aman di seantero Nusantara. Indonesia bisa menjadi lokus Islam Rahmatan Lil ‘Alamin di dunia, meski di sini hidup bebagai latar belakang agama, ras, aliran,"ucapnya.

Diketahui, Moderasi Beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.

Moderasi beragama bukanlah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman dan pengamalan kita dalam beragama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini