Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nadiem Makarim: Perguruan Tinggi Tengah Hadapi Pandemi Kekerasan Seksual

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Jum'at, 12 November 2021 |15:34 WIB
Nadiem Makarim: Perguruan Tinggi Tengah Hadapi Pandemi Kekerasan Seksual
Mendikbudristek Nadiem Makarim (Foto: tangkapan layar)
A
A
A

Adapun dalam survei yang dilakukan pihaknya yakni Ditjen Ditristek juga menemukan hal senada. Nadiem mengungkapkan sebanyak 77 persen kampus menyatakan kekerasan seksual terjadi di kampus.

“Kita melakukan survei kepada dosen, bukan mahasiswa, kalau mahasiswa mungkin angkanya bisa lebih tinggi. Kita menanyakan kepada dosen-dosen apakah kekerasan seksual pernah terjadi, dan 77 persen merespon iya bahwa kekerasan seksual pernah terjadi,” tegas Nadiem.

“Dan 63 persen dari kasus tersebut, tidak dilaporkan kasusnya,” sambung Nadiem.

Baca juga: Menginap di Rumah Pegiat Budaya Toba, Nadiem Belajar Musik Tradisi

Nadiem menilai, dari temuan tersebut artinya fenomena kekerasan seksual sudah merasuk pada kampus-kampus yang ada di Indonesia. Menurutnya, alasan tersebut lah yang menjadi dasar pemerintah untuk melindungi jajaran kampus dari kekerasan seksual.

“Kita ini dalam fenomena gunung es yang kalau kita garuk-garuk sedikit saja fenomena kekerasan seksual sudah di semua kampus sudah ada,” tegasnya.

Baca juga: Kunker di Medan, Menteri Nadiem Terkagum-kagum Lihat Sekolah Ini

“Itulah alasannya kita harus mengambil posisi sebagai pemerintah untuk melindungi mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik dari kekerasan seksual.” tuturnya.

(Widi Agustian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement