Share

Did You Know: Uniknya Wombat, Kotorannya Berbentuk Kotak

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Jum'at 29 Oktober 2021 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 65 2492452 did-you-know-uniknya-wombat-kotorannya-berbentuk-kotak-e2Qkq75Q9U.jpg Wombat. (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Sering kali kita melihat atau menemukan kotoran hewan di sekitar kita. Rata-rata bentuknya hampir sama yaitu berbentuk bulat ataupun lonjong.

Namun nyatanya ada kotoran hewan yang bentuknya unik, lho. Ya, hewan tersebut yaitu wombat.

Wombat merupakan spesies hewan berkantung asli Australia yang hidup di dataran berumput dan hutan kayu putih.

Wombat menjadi salah satu hewan paling menggemaskan di dunia dan mempunyai banyak misteri yang sulit untuk dipecahkan oleh para ahli hewan.


Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Dunia Ini Bisa Jadi Referensi Kamu Memilih Tempat Kuliah


Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Jurusan di Unsri yang Sepi Peminat

Salah satu misteri unik hewan marsupial asli Australia ini yaitu bentuk kotorannya yang tidak biasa, yakni berbentuk kubus.

Meskipun diketahui wombat memiliki lubang pembuangan berbentuk bulat, hewan mamalia bare-nose wombats tidak menghasilkan kotoran berbentuk bulat.

"Bare-nose wombat terkenal karena menghasilkan kotoran berbentuk kubus yang khas. Kemampuan membentuk feses yang relatif seragam dan bersih ini unik dalam dunia hewan," ungkap ahli ekologi satwa liar dari University of Tasmania, Scott Carver, seperti dikutip dari laman Oddity Central.

Bentuk kotoran unik inilah yang membuat banyak peneliti penasaran. Hingga para peneliti dari Georgia Instiute of Technology pertama kali mulai mempelajari kemampuan wombat untuk buang air besar sejak 2018.

Follow Berita Okezone di Google News

Mereka menganalisis saluran pencernaan wombat yang terlibat dalam kecelakaan mobil. Peneliti juga membandingkan usus marsupial ini dengan usus babi.

Panjang usus wombat diketahui sekitar 32 kaki (10 meter), atau sekitar 10 kali panjang tubuhnya. Kemudian, empat tempat dari bagian usus lainnya adalah kunci untuk membentuk kotoran menjadi kubus.

Cara penelitiannya yaitu dengan memasukkan balon ke dalam saluran pencernaan wombat untuk melihat bagaimana peregangannya dan menemukan daerah dengan ketebalan serta kekakuan yang bervariasi.

Ilmuwan tersebut kemudian menciptakan model matematikan 2D untuk mensimulasikan bagaimana daerah usus ini berkontraksi dan berkembang dengan ritme pencernaan selama beberapa hari hingga membentuk kotoran menjadi bentuk kubus.

Dengan menggunakan metode tersebut, peneliti menemukan, daerah usus yang lebih lembut meremas perlahan dan membentuk sudut akhir kubus.

Menariknya, pada kebanyakan mamalia, kontraksi otot usus terjadi ke segala arah, namun pada wombat, jaringan berlekuk dan kontraksi tidak teratur membentuk kotoran secara berbeda.


Baca juga: Terharu! Ibu Ini Hadiri Wisuda Anaknya yang Sudah Meninggal

Kemungkinan area dengan ketebalan otot yang bervariasi ini membantu membentuk sudut tajam kotak saat usus mengalami kontraksi ritmis.

"Sudut muncul dari kontraksi yang lebih cepat di daerah yang kaku dan gerakan yang relatif lebih lambat di tengah daerah lunak," kata para peneliti.

Selain itu, usus wombat juga sangat baik dalam mengekstraksi air, yang menjelaskan mengapa kotoran mereka sepertiga lebih kering daripada manusia.

Proses pengeringan ini sebagian besar terjadi di bagian akhir usus besar, yang dikenal sebagai usus besar bagian distal. Inilah yang kemungkinan membantu wombat menjaga kotorannya tetap berbentuk seperti dadu.

Meski misteri kotoran kubus wombat telah terpecahkan, sejumlah peneliti juga memiliki teori lain terhadap kotoran tersebut.

Salah satu teori menyatakan wombat mengambil kotoran mereka dan menumpuknya sebagai cara berkomunikasi. Bentuk bilik membantu mereka membangun menara kotoran yang lebih tinggi.

Baca juga:  Prof. Achmad Jazidie Raih Bintang Jasa dari Pemerintah Jepang, Ini Perannya

Teori lain mengklaim bahwa wombat cenderung menggunakan kotoran mereka untuk menandai wilayah pada batu dan kayu. Bentuk kubus dari kotoran inilah yang memastikan bahwa tanda itu tidak akan menggelinding begitu saja.

Sebagai informasi tambahan, wombat memiliki kemampuan unik yang diketahui dapat menghasilkan lebih dari 100 bongkah kotoran berbentuk kubus yang khas setiap harinya.

Fakta lain juga menyebut bahwa kotoran wombat di penangkaran tidak sebesar kotoran yang ada di alam liar. Terakhir, semakin persegi kotorannya, maka diketahui semakin sehat wombat tersebut.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini