Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa UB Olah Limbah Kulit Durian Jadi Krim Anti Jerawat

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 29 September 2021 |12:36 WIB
Mahasiswa UB Olah Limbah Kulit Durian Jadi Krim Anti Jerawat
Pengolahan limbah kulit durian jadi krim anti jerawat (Foto: Avirista Midaada)
A
A
A

Menurut Putri, dengan teknik mikrofluidisasi ini dipilih karena dapat menaikkan temperatur sistem sehingga mempengaruhi hasil dari krim anti jerawat.

"Teknik yang mendukung teknologi nanoemulsi ini adalah teknik mikrofluidisasi. Teknik ini dipilih karena dapat bekerja tanpa menaikkan temperatur sistem dan ukuran droplet nanoemulsinya dapat dikontrol sehingga dapat dihasilkan krim anti jerawat dengan daya penetrasi yang lebih baik,” ungkapnya.

Dari hasil uji bakteri yang ada di krim anti jerawat dari ekstrak limbah kulit durian dapat memudahkan nanoemulsi gel masuk ke dalam sel bakteri, sehingga didapat daya hambat yang lebih lebar pada kulit.

"Dari uji bakteri yang telah dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa melalui teknik mikrofluidisasi, dapat memengaruhi ukuran partikel. Sehingga diperoleh ukuran partikel yang lebih kecil dan memudahkan nanoemulsi gel masuk ke dalam sel bakteri, sehingga didapatkan daya hambat yang lebih lebar. Diharapkan dengan krim anti jerawat ini dapat membantu permasalahan penderita jerawat,” tukasnya.

(Arief Setyadi )

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement