Pemerintah Harus Bangun Kembali Pendidikan yang Terhambat Akibat Pandemi

Mohammad Adrianto S, Okezone · Sabtu 18 September 2021 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 624 2472948 pemerintah-harus-bangun-kembali-pendidikan-yang-terhambat-akibat-pandemi-4NTpEwC5ew.jpg foto: ist

JAKARTA - Lembaga Keuangan World Bank melakukan riset terkait pembelajaran negara Indonesia untuk bantu perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, dalam tajuk "How Indonesia's Education System Can Overcome from The COVID-19 Pandemic And Raise Learning Outcome for All", Jumat (17/09/21).

(Baca juga: Indonesia Berpotensi Alami Peningkatan Learning Loss Usai Pandemi)

Salah satunya adalah saran rencana jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, untuk pemerintah hadapi learning loss di Indonesia.

"Laporan ini berkaca terhadap sistem pendidikan di Indonesia di masa pandemi COVID-19 dan bertujuan untuk membantu pemerintahan memperbaiki sistem pendidikan pasca pandemi," jelas Noah Yarrow, World Bank Senior Education Specialist.

(Baca juga: Mahasiswi Cantik Ini Bolak-Balik Purbalingga-Purwokerto Demi Selesaikan Skripsi)

Noah memaparkan rencana yang bisa dilakukan pemerintah untuk membangun kembali pendidikan Indonesia yang sempat terhambat akibat pandemi.

"Untuk jangka pendek yaitu 3 bulan ke depan, pemerintah bisa menyediakan bantuan bagi yang benar-benar berkebutuhan, menyediakan dukungan psikologis terhadap sekolah, mendorong peranan orang tua terhadap pendidikan, serta menyiapkan siswa dalam sistem pendidikan baru," ujar Noah.

"Sementara untuk jangka panjang yaitu 6 bulan hingga 1 tahun ke depan, pemerintah sebaiknya meningkatkan sistem pembelajaran online, menyediakan fasilitas cuci tangan agar siswa bisa menjaga tangannya tetap bersih, dan mengidentifikasi siswa yang berpotensi tertinggal dan menghadapi drop out," kata Noah.

"Terakhir untuk jangka panjang yaitu 1 hingga 3 tahun ke depan, pemerintah sudah harus menyiapkan infrastruktur serta teknologi pembelajaran dan meningkatkan akurasi sistem data agar bisa mengecek situasi sekolah secara berkala," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini