Inovatif! Mahasiswa Ini Ciptakan Aplikasi untuk Petani Bercocok Tanam

Mohammad Adrianto S, Okezone · Jum'at 17 September 2021 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 65 2472627 inovatif-mahasiswa-ini-ciptakan-aplikasi-untuk-petani-bercocok-tanam-6CIQLwr27G.jpg foto: ist

JAKARTA - Marco Pizarro (19) yang merupakan mahasiswa Ilmu Komputer di Stanford University, membantu desanya, Salinas Valley, agar bisa lebih maju dalam bidang pertanian.

(Baca juga: Mahasiswa UNS Ciptakan Fruit Audio Aroma untuk Pembelajaran Disabilitas Netra)

Dikutip dari Share America, Kamis (16/9/2021) Marco mempelajari coding, untuk membantu kemajuan pertanian di desa tempat dia tumbuh besar.

"Di Silicon Valley terdapat banyak sekali peluang untuk mempelajari ilmu komputer. Tetapi tidak banyak peluang ada di Salinas. Saya ingin membantu menyebarkan peluang di sini," ungkap Pizarro.

Salinas Valley tempat tinggal Pizarro merupakan lokasi yang didomimasi dengan orang-orang Hispanik, dan mayoritas bercocok tanam sebagai mata pencariannya. Area tersebut bahkan disebut sebagai "Mangkok Salad" karena produksi pertanian mereka yang melimpah seperti selada, bayam, dan anggur.

(Baca juga: Cerita Haru Video Call Terakhir Korban Rimbun Air dengan Istri Tercinta)

Untuk membantu desanya, Pizarro bekerja sama dengan Google, Hispanic Heritage Foundation, dan sekolah sekitar. Pizarro sejak kecil sudah tertarik mempelajari komputer. Dirinya terbilang beruntung, karena orang tuanya mengirim dia ke berbagai hackathon di Amerika.

Namun, tidak banyak orang di Salinas memiliki kesempatan untuk memberikan anaknya pengetahuan mengenai komputer. Ini memotivasi Pizarro untuk bisa mengajarkan ilmu komputer kepada anak-anak yang membutuhkan.

Harvest Hacks, aplikasi yang Pizarro buat, membantu orang-orang dalam menangani permasalahan seputar pertanian. Mulai dari perawatan, identifikasi, hingga mengajarkan dasar-dasar bercocok tanam.

"Aplikasi agrikultur merupakan sesuatu yang besar di Salinas, dan ini akan terus berkembang," kata Pizarro.

Sbelumnya, Pizarro harus menunda Harvest Hacks di tahun 2020, karena adanya pandemi. Namun, dia bersiap melanjutkan kembali di tahun 2021 ini.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini