Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemendikbudristek Luncurkan Sistem Layanan Dosen yang Terintegrasi

Antara , Jurnalis-Kamis, 19 Agustus 2021 |14:12 WIB
 Kemendikbudristek Luncurkan Sistem Layanan Dosen yang Terintegrasi
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) meluncurkan layanan yang diperuntukkan bagi dosen yang terintegrasi.

“Peluncuran Laman penilaian angka kredit (PAK), Selancar PAK Mobile, SISTER BKD, dan API Portofolio SISTER merupakan langkah awal dalam manajemen transformasi sumber daya manusia di jenjang pendidikan tinggi,” ujar Direktur Sumber Daya Ditjen Diktiristek, Dr Mohammad Sofwan Effendi, dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Baca juga:  Buku Peluang Karier Industri Film Indonesia Diluncurkan, Ini Harapan Mendikbudristek

Dia menambahkan, layanan terintegrasi tersebut berorientasi pada dua poros perubahan, yakni substansi dengan mengintegrasikan karier dan kompetensi dosen, dan tata kelola SDM melalui inovasi layanan.

Layanan terintegrasi tersebut, lanjut dia, dipercaya dapat mengurangi beban administrasi dosen. Dengan demikian para dosen dapat lebih fokus pada Tridharma perguruan tinggi.

 Baca juga: Kemendikbudristek Luncurkan 3 Jilid Buku Peluang Karier Industri Film

Ditjen Diktiristek meluncurkan Laman PAK yang telah dirancang ulang dan lebih interaktif. Berikutnya yakni Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) Beban Kerja Dosen (BKD) yang merupakan aplikasi mobile yang mengintegrasikan konten dengan SK Lektor Kepala dan Guru Besar, sehingga dosen dengan mudah memantau perkembangan usulan jabatan fungsional dari tahapan PAK ke SK secara terintegratif.

Selanjutnya, Selancar PAK Mobile yang merupakan aplikasi mobile dari Laman PAK. Terakhir, API Portofolio SISTER yang menghubungkan aplikasi berbeda dalam platform yang sama maupun yang berbeda.

“Terutama bagi perguruan tinggi yang menggunakan aplikasi yang berbeda,” kata dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement