ICE Institute, Marketplace Mata Kuliah Daring di Indonesia Resmi Diluncurkan

Neneng Zubaidah, Koran SI · Rabu 28 Juli 2021 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 65 2447445 ice-institute-marketplace-mata-kuliah-daring-di-indonesia-resmi-diluncurkan-LSUExsb3A5.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Indonesia Cyber Education (ICE) Institute atau lokapasar (marketplace) mata kuliah daring bersertifikat, dan teregistrasi resmi diluncurkan. Mahasiswa dari seluruh Indonesia bisa mengambil mata kuliah daring yang disediakan 14 perguruan tinggi dalam negeri dan juga mitra lain termasuk dari luar negeri yang bekerjasama dengan ICE Institute.

ICE Institute merupakan lokapasar pembelajaran daring bersertifikat yang bermutu dan teregistrasi dari perguruan tinggi ternama dalam negeri seperti UI, UGM, ITS, IPB, Pradita University, Binus University, UPH, UNJ, Unika Atma Jaya, UNS, Undip, Telkom University, dan UT serta Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI).

Baca juga:  Dear Mahasiswa, Rektor UNS Paparkan Hal Penting Ini untuk Kuliah Daring

Kepala ICE Institute Prof Dr Paulina Panen mengatakan, 14 PTN dan PTS sebagai mitra termasuk AFEBI ditetapkan sebagai konsorsium ICE Institute. Menurutnya, ICE Institute memiliki 165 mata kuliah yang disediakan secara terbuka untuk dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbudristek.

Selain itu, jelasnya, ICE Institute juga bekerjasama dengan EdX yakni marketplace perguruan tinggi ternama internasional yang dimotori oleh Universitas Harvard dan MIT Amerika Serikat.

 Baca juga: Unbraw Tetapkan Kuliah Online Semester Depan

"ICE Institute juga bekerjasama dengan EdX untuk menyediakan 1.420 mata kuliah dari 55 perguruan tinggi internasional," jelas Paulina pada Grand Launching ICE Institute secara daring, Rabu (28/7/2021).

Paulina menerangkan, mata kuliah daring yang tersedia di ICE Institute ini bisa diambil oleh seluruh mahasiswa dari perguruan tinggi terakreditasi yang terdaftar. Menurutnya, ICE Institute juga menyediakan beasiswa yang pendaftarannya masih berlangsung sampai 31 Juli 2021.

"Sejauh ini sudah ada 1.148 mahasiswa dan 72 dosen yang mendaftar untuk memanfaatkan mata kuliah yang tersedia di ICE Institute," pungkasnya. (din)

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini