Pemprov Jabar Jadikan Sekolah dan Ponpes Sentra Vaksinasi Covid-19

Antara, · Selasa 27 Juli 2021 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 65 2446741 pemprov-jabar-jadikan-sekolah-dan-ponpes-sentra-vaksinasi-covid-19-QIjCocvWYw.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (foto: ist)

BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan, akan menjadikan sekolah dan pondok pesantren sebagai sentra vaksinasi pada Agustus 2021.

Melalui penambahan sentra vaksinasi tersebut, Gubernur Jabar M Ridwan Kamil berharap kekebalan kelompok (herd immunity) makin cepat tercapai. Untuk mencapai kekebalan kelompok, 70 persen penduduk Jabar harus sudah divaksin.

“Mulai bulan Agustus sudah kami siapkan sekolah dan pondok pesantren dimanfaatkan sebagai tempat vaksinasi,” kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil dalam siaran persnya, Selasa (27/7/2021).

Baca juga:  Ikut Vaksinasi COVID-19 di MNC, Bocah 13 Tahun: Enggak Sakit Kok

Kang Emil menjelaskan, sekolah dan pondok pesantren efektif mempercepat target vaksinasi Jabar.

“Kalau di tempat pesantren dan sekolahnya ada tempat yang memadai untuk sentra vaksinasi itu bisa dilakukan, dan ujungnya juga kan untuk mengurangi kematian,” kata kang Emil.

 Baca juga: Sentra Vaksinasi Sinergi Sehat Buka Layanan Vaksin Covid-19 bagi Anak hingga Ibu Menyusui

Oleh karena itu, ia meminta ulama se-Jabar untuk membantu percepatan vaksinasi dengan memberikan sosialisasi dan edukasi vaksin yang benar.

Ia membeberkan mengenai kinerja pemerintah pusat, dan daerah dalam penyaluran bantuan sosial, yang saat ini menjadi kegelisahan masyarakat saat PPKM Darurat. Menurutnya, pemerintah saat ini sedang menyalurkan bansos dari 13 pintu keuangan.

Ridwan Kamil meminta para ulama dan tokoh agama dapat menenangkan masyarakat agar situasi sosial Jabar tetap aman dan kondusif.

“Mohon titip juga membantu menenangkan masyarakat karena bansos juga terus kita hadirkan dan upayakan, apakah itu yang (data) normal atau data yang terdampak baru,” kata Kang Emil.

Baca juga:  Hari Terakhir, Sentra Vaksinasi COVID-19 di MNC Kebon Jeruk Siapkan 800 Vaksin

“Mudah-mudahan alim ulama dan umaro bisa saling menguatkan dalam kondisi ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama Kapolda Jabar Irjen Polisi Ahmad Dofiri meninjau kegiatan serbuan vaksinasi massal di Ponpes Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, kemarin.

Menurut Pak Uu, sapaan Uu Ruzhanul warga Jabar pada umumnya cukup antusias terhadap kegiatan vaksinasi massal setiap kali diadakan di sejumlah kota/kabupaten. Ia pun mengapresiasi kesadaran warga Jabar atas pentingnya vaksinasi dalam upaya meminimalkan dampak dari paparan Covid-19.

"Memang vaksin di Jabar dianggap lebih rendah dibandingkan provinsi lain. Tetapi jumlah penduduk Jabar hampir 50 juta penduduk. Kalau dilihat dari jumlah kita lebih banyak (yang divaksin), tapi kan provinsi lain ada yang di bawah 10 juta," ujarnya.

Menurut Uu, dengan dibantu TNI/Polri diharapkan dapat mengakselerasi target 80 persen warga Jabar divaksinasi. Ini penting agar kekebalan kelompok atau herd immunity segera tercapai.

Dari pemerintah pusat, lanjut Uu, telah diterima sekira 10 juta dosis vaksin. Itu pun sudah didistribusikan sebanyak 90 persen ke kota/kabupaten. (din)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini