Yuk Simak Lagi Kebijakan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru di Masa Pandemi

Neneng Zubaidah, Koran SI · Senin 12 Juli 2021 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 65 2439298 yuk-simak-lagi-kebijakan-pembelajaran-tahun-ajaran-baru-di-masa-pandemi-ECcGojfBCT.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Tahun Ajaran Baru 2021/2022 sudah kembali berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19. Selain itu juga berbarengan dengan penerapan PPKM Darurat yang dilakukan untuk menekan laju kasus Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali dan zona merah lainnya.

Baca juga:  MPLS di Masa Pandemi, Sekolah Ini Pakai Jasa Ojek Online

Dikutip dari instagram Direktorat SD Kemendikbudristek di @ditpsd, Senin (12/7), kebijakan pembelajaran di masa pandemi sesuai dengan Instruksi Mendagri No 15/2021 tentang PPKM Darurat dan Instruksi Mendagri No 14/2021 tentang PPKM Berbasis Mikro.

Baca juga:  Zona Oranye Covid-19, PTM di 6 Kelurahan Kota Banjarmasin Ditunda

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) wajib dilakukan melalui daring bagi kabupaten/kota sasaran PPKM Darurat. Selain itu juga dilakukan daring di kabupaten/kota diluar sasaran PPKM Darurat yang berada di Zona Merah.

Selain daring, KBM dapat dilakukan melalui PTM Terbatas dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat bagi kabupaten/kota diluar sasaran PPKM Darurat yang berada di zona selain Merah.

Bagi kabupaten/kota yang menyelenggarakan PTM Terbatas ada tahapan yang harus dilakukan, yakni:

A. Sebelum Pembelajaran

- Melakukan disinfeksi sarana prasarana dan lingkungan satuan pendidikan

- Memastikan kecukupan cairan disinfektan, sabun cuci tangan, air bersih di setiap fasilitas CTPS dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer)

- Memastikan ketersediaan masker, dan atau masker tembus pandang cadangan

- Memastikan thermogun (pengukur suhu tubuh tembak) berfungsi dengan baik

- Melakukan pemantauan kesehatan warga satuan pendidikan: suhu tubuh dan menanykan adanya gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan dan atau sesak nafas

B. Setelah Pembelajaran

- Melakukan disinfeksi sarana prasarana dan lingkungan satuan pendidikan

- Memeriksa ketersediaan sisa cairan disinfektan, sabun cuci tangan dan cairan pembersih (hand sanitizer)

- Memeriksa ketersediaan sisa masker dan atau masker tembus pandang cadangan

- Memastikan thermogun (pengukur suhu tembak) berfungsi dengan baik.

- Memastikan hasil pemantauan kesehatan warga satuan pendidikan harian kepada dinas pendidikan, kantor wilayah Kementerian Agama Preovinsi dan kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini