PORTLAND — Selama pandemi COVID-19, sekolah-sekolah di berbagai penjuru di Amerika Serikat yang mengadakan pelajaran tatap muka, kerap mengajak para muridnya keluar ruangan, guna mencegah penyebaran virus Corona.
Kini, di tengah musim dingin dengan suhu yang turun drastis pun, sejumlah sekolah, bahkan di beberapa daerah dengan iklim terdingin, tetap berencana untuk mempertahankan sistem pengajaran di alam terbuka.
Inilah yang dilakukan oleh Cindy Soule, seorang guru kelas empat SD di Portland, kota terbesar di negara bagian Maine, Amerika Serikat. Berbekal baju hangat dan masker, para muridnya berjalan keluar sambil menenteng ember berisi pensil dan papan klip, tanpa terpengaruh oleh salju yang melanda, bahkan suhu yang mencapai sekitar titik beku.
Baca Juga: Menristek Serahkan GeNose C19 dan CePAD, Menko PMK Berharap Bisa Diproduksi Masif
Berbagai hal mereka pelajari di taman komunitas, mulai dari penyerbukan, erosi yang merusak pohon, hingga kotoran beruang. Mereka juga belajar tentang salju dan bagaimana kepingan salju terbentuk, yang terinspirasi dari karya foto mendiang ahli meteorologi asal Vermont, Amerika, Wilson Bentley, yang dikenal dengan panggilan “Snowflake Bentley.”
Bentley adalah orang pertama yang menjepret foto kepingan salju secara detil. Menurut pengamatannya, setiap kepingan salju memiliki bentuk yang berbeda.
Para murid Cindy meneliti kepingan-kepingan salju dengan menggunakan kaca pembesar.
“Setelah memikirkan kembali apa yang bisa kita lakukan di sekolah, sangat jelas terlihat bahwa banyak kesempatan belajar yang luar biasa di alam sekitar kita," ujar Cindy Soule.