JAKARTA - Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) 2020 resmi dibuka namun hanya menggelar dua cabang olahraga yaitu karate dan pencak silat.
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri mengatakan pihaknya menyadari tantangan di tengah pandemi pada kompetisi olahraga seperti ini cukup tinggi karena berpotensi memicu adanya kerumunan.
Namun, dia mengatakan, semangat siswa yang memiliki potensi dan talenta di bidang olahraga tidak dapat dipadamkan begitu saja.
Baca Juga: UNS Naik ke Peringkat 401-450 Versi QS AUR
Oleh sebab itu, katanya, Kemendikbud telah melakukan diskusi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan stakeholder lainnya untuk tetap melaksanakan KOSN 2020 walau secara daring.
“Dengan mengucap Bismillah, secara resmi saya buka ajang kompetisi bidang olahraga. Selamat kepada kalian semua yang selalu terus telah berjuang bersemangat belajar dan membangun eksistensi diri melalui aktifitas-aktifitas yang positif,” katanya melalui siaran pers, Selasa (17/11//2020).
Baca Juga: Gandeng Indiana University, Unpad Gelar Pembelajaran Kolaboratif Antar-Negara
Menurutnya, KOSN 2020 telah melahirkan terobosan baru di dunia kompetisi olahraga yang digelar secara virtual. Tanpa menghilangkan makna keolahragaan, semangat para siswa untuk terus berlatih dan berusaha keras mengikuti kompetisi ini sungguh luar biasa, ujarnya. Dia berpesan, untuk berkompetisi dengan menjunjung kejujuran, sportifitas dan integritas.