JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta dan sejumlah Pemda di Indonesia memutuskan untuk merumahkan siswa. Dengan begitu kegiatan belajar mengajar yang sedianya dilakukan di sekolah menjadi belajar dari rumah.
Menurut Direktur Southeast Asian Ministers of Education Organization (Seameo) Gatot Hari Priowirjanto, proses belajar yang diterapkan saat adalah momemtum yang menarik untuk Indonesia menuju perubahan pola belajar.
"Ini tren yang akan datang, tren masa depan. Anda bisa belajar kapan saja di mana saja kapan saja," ujar Gatot saat dihubungi Okezone, Rabu (18/3/2020).
Menurutnya, ini bukanlah hal yang baru sebab di negara lain sudah berjalan metode belajar dalam jaringan. Namun setiap tingkatan pendidikan memiliki metode pendekatan yang berbeda. Untuk Sekolah dasar SD dan SMP lebih tepat misalnya dengan aplikasi Whatsapp. Sementara SMA atau SMK bisa memanfaatkan misalnya Edmodo.
Di Bandung, lanjut Gatot, juga sudah dikembangkan metode wifi edukasi yang bisa digunakan bersama-sama sehingga bisa bermanfaat buat warga di sekelilingnya.