JAKARTA - Dunia telah memproduksi sekitar 300 juta ton limbah plastik setiap tahunnya. Maka dari itu banyak dari kalangan mahasiswa yang berlomba-lomba untuk membuat bioplastik dari berbagai bahan, salah satunya umbi-umbian, biji durian, dll.
Tapi bagaimana jika bioplastik terbuat dari sisik ikan?
Baca juga: Intip Metode Matematika Baru untuk Mengasah Kreativitas Siswa
Penelitian ini pun dibuktikan oleh 23 tahun, seorang mahasiswi dari Universitas Suxssex jurusan desain produk.

Bioplastik yang diberi nama Marina Tex ini tidak akan mencemari lingkungan. Kemasan ini lebih kuat dari plastik biasa dan juga bisa dimakan.
Baca juga: Laurent Bakal Jadi Sarjana Termuda di Umur 9 Tahun, Kok Bisa?
"Ketika aku merasakan kulit dan sisik ikan di tangan, aku bisa melihat bahwa ada potensi yang tersembunyi dari ini. Itu sangat fleksibel dan kuat. jadi aku tersadar bahwa alam dapat menghasilkan begitu banyak manfaat bagi kehidupan," kata lucy seperti yang dilansir akun instagram World Economic Forum @worldeconomicforum, Rabu (20/11/2019).
Lucy menambahkan, limbah yang berasal dari sisik satu ikan cod Atlantik saja dapat menghasilkan 1.400 kantong bioplastik.
Baca juga: Kuliah Secara Online? Ternyata Menyimpan 5 Hal Penting
Ketika dia memulai proyek itu sebagai cara untuk mengatasi limbah di industri perikanan. Limbah ini bisa menghasilkan 50 juta ton produk yang mencurigakan di setiap tahunnya.
Setelah mencoba lebih dari 100 kali, ia berhasil membuktikkan bahwa sisik ikan bisa dijadikan salah satu bahan bioplastik, sehingga Pembuatannya juga bisa dilakukan di rumah.
Dari karyanya inilah ia berhasil memangkan the international James Dyson award, dan mendapatkan Hadiah sebesar USD39.000 atau sekitar Rp500 juta. Uang yang ia dapatkan ini akan ia jadikan dana untuk mengembangkan produk bioplastiknya sendiri.
(Fakhri Rezy)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik