JAKARTA - Laurent Simons, bocah kecil asal Belgia ini akan menjadi salah satu orang termuda di dunia yang lulus dari universitas di usianya yang masih belia, yakni 9 tahun.
Laurent tidak pernah bermain catur atau alat musik apa pun, tetapi dia mencintai Fortnite, Minecraft dan menonton juga Netflix. Guru-gurunya dan orang lain menyebutnya si anak jenius.
Baca juga: 5 Tips Agar Magangmu Tampil Profesional
"Aku cukup malas," kata Laurent lugu, seperti yang dilansir dari New York Times, Senin (18/11/2019).

Laurent, yang lahir di Ostende, Belgia, belajar di Universitas Teknologi Eindhoven Belanda, jurusan teknik kelistrikan. Dia masuk kuliah ketika berusia 8 tahun dan telah diatur untuk menyelesaikan program kuliah tiga tahun dalam hanya dalam waktu 10 bulan.
Baca juga: 3 Fakta Rektor Termuda Risa Santoso, Eks Staf Jokowi hingga Jebolan Harvard
Laurent tumbuh di Belgia bersama kakek-neneknya, sementara orangtuanya bekerja di Belanda. Dia mulai sekolah dasar ketika dia berusia 4 tahun, dan pergi ke sekolah menengah di usia 6 tahun. Kini Laurent sudah tinggal bersama orangtuanya di Amsterdam.
Ayah Laurent, Simons mengatakan, Laurent bertingkah laku layaknya anak-anak seusianya. Dia gemar bermain video game di ponsel cerdasnya dan terkadang berenang. Hanya memang IQ dari Laurent lah yang sangat tinggi yaitu, sekitar 145.
Baca juga: 10 Karya Leonardo da Vinci Paling Terkenal, Nomor 1 Mona Lisa
"Kapasitas sistem penyerapan ilmu pada otal Laurent sangat tinggi, yang berarti bahwa semuanya berjalan lebih cepat dan kami dapat membahas lebih banyak materi dalam waktu yang singkat," kata Profesor Elektro Peter Baltus, yang merupakan mentor di universitasnya.
Kehebatan Laurent pun menjadi viral. Berita yang diposting di media sosial mengundang komentar. Berikut komentar pada netizen.
“Memikirkan putri ku yang seumuran dengannya membuat ku sedikit sedih. Jangan salah paham, tapi untuk masa kecilnya. Aku berharap dia memiliki kesempatan untuk bermain game, berlari bebas dan melakukan apa yang biasa dilakukan anak berusia 9 tahun,” tulis akun @fr***d_m*
“Dia hanya anak kecil yang dipaksa oleh orangtuanya. Semua anak sesusianya seharusnya memiliki waktu yang lebih untuk menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi dia hanya memiliki waktu yang sedikit” tulis akun @br**ing.
“Ya, dia mungkin bisa menjadi ahli bedah otak pada saat dia berusia 12 tahun?” komentar akun @Tho***Aus***.
(Fakhri Rezy)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik