JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta mahasiswa Universitas Gadjah Mada menjaga kelestarian sumber daya ikan Indonesia. Salah satunya adalah dengan ikut mengedukasi masyarakat mengenai cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan.
"Harus jadi salah satu bagian PR adik-adik semua untuk membina masyarakat untuk tidak menangkap ikan dengan bius dan bom," ujarnya dikutip dari Antaranews, Jumat (28/6/2019)
Menurut Susi, apabila seluruh komponen bangsa bisa bersama-sama menjaga sumber daya ikan, maka bisa dipastikan masa depan perikanan Indonesia sangat besar. Apalagi 71% wilayah Indonesia terdiri atas lautan. "Sumber daya perikanan kita bisa terus berkelanjutan asal kita jaga," kata dia.
Kendati demikian, ia mengatakan saat ini masih banyak praktik-praktik penangkapan ikan dengan cara dan alat yang tidak ramah lingkungan yang bisa membahayakan keberlanjutan ketersediaan perikanan Indonesia.
Ini sangat membahayakan karena merusak karang-karang kita. Terumbu karang kita saat ini kondisinya tinggal 60 persen. Kalau tidak kita perangi ini semua akan habis. Kalau terumbu karangnya habis sumber daya ikannya pun akan menurun," kata dia.
Tidak hanya KKP, seluruh instansi penegakan hukum, dan instansi lain, menurut dia, harus bersinergi memastikan kelestarian sumber daya laut.
Selain sumber daya ikan, menurut dia, kandungan biomassa laut di Indonesia juga melimpah dan saat ini telah meningkat hingga 300 persen. Padahal di belahan dunia lainnya kandungan biomassa lautnya mengalami penurunan.