Di samping itu, Komarudin juga mengaku bila pihaknya telah melakukan studi banding ke beberapa negara. "Kami sudah studi banding ke universitas-universitas di dunia. Baik Amerika, Jepang, Arab Saudi, Eropa, dan sebagainya, semua sudah studi banding. Jadi akan kita matangkan (sistem dan kurikulum) dan akan kita undang para ahli dari dalam dan luar negeri untuk mereview," kata Komarudin.
Baca Juga: Presiden Jokowi Ungkap Susahnya Cari Lahan untuk Kampus UIII
Sementara Menag Lukman Hakim Saifuddin berharap, UIII, sebagaimana juga STAIN, IAIN, dan UIN yang merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Kementerian Agama, mampu berfungsi sebagai “Rumah Moderasi Islam”, tempat menghimpun, mengkaji, dan mendesiminasikan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
Hal senada juga disampaikan oleh Pakar Ekonomi Syariah Syafi'i Antonio yang turut hadir dalam pelantikan rektor UIII tersebut. “Keberadaannya sangat strategis sekali, karena kan ini berskala internasional. Dan kita berharap lulusannya bisa menjadi duta Indonesia untuk Islam yang lebih moderat," ujar Syafi'i.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik