Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transformasi Digital Menu Wajib Mahasiswa

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 25 April 2019 |11:15 WIB
Transformasi Digital Menu Wajib Mahasiswa
Ilustrasi: Foto Koran Sindo
A
A
A

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Arry Bainus mengatakan, kampusnya sudah mulai menyusun program studi kekinian untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.

“Sejak 2017, kami sudah membuat prodi kekinian. Misalnya terkait bisnis digital, pemasaran digital, dan lainnya. Kami juga membuka program vokasi D4, yang program studinya diarahkan untuk industri di daerah,” ungkapnya.

Salah satu program vokasi Unpad yang baru dibuka adalah agro teknopreneur. Prodi ini disesuaikan dengan potensi pertanian di Jawa Barat. Harapannya, banyak lulusan perguruan tinggi mampu mengelaborasi pertanian menjadi komoditi unggul dan bernilai ekonomi tinggi.

“Ranah keilmuan juga dibuat tidak konvensional lagi, tetapi setiap mahasiswanya memiliki banyak pengetahuan keilmuan. Karena, tantangan ke depan tidak cuma paham satu ilmu, tapi harus paham semua ilmu,” tandasnya.

Tidak hanya pertanian, Unpad juga menyesuaikan program studinya dengan perkembangan teknologi informasi masa kini yang mengedepankan artificial intelligence(AI).

“Kami juga punya program unggulan BUMN Center of Excellence. Ini sudah dirintis sejak 2016 untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri, terutama BUMN. Alhamdulilah realisasinya dalam bentuk kegiatanjob fair, kuliah umum BUMN, dan lainnya,” paparnya.

Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulububu mengatakan, pihaknya sudah melakukan sejumlah program menghadapi era industri 4.0. Seluruh sistem pembelajaran hingga pelayanan dibuat dengan berbasis teknologi informasi.

“Semua pembelajaran dan pelayanan berbasis IT, misalnya dengan kita sudah pakai learning management system (LMS),” kata Dwia.

Menurut dia, dalam sistem pembelajaran telah dibuat lebih fleksibel sehingga interaksi dosen dan mahasiswa tidak hanya melalui ruang kelas saja. Sebab dengan LMS diskusi dan komunikasi, keduanya sudah bisa dilakukan melalui chating-an.

Bahkan, Unhas saat ini membuka sejumlah program studi berbasis online. Salah satunya program pascasarjana spesifik bekerja sama dengan Dirjen Otoda. Peserta didik yang kebanyakan merupakan ASN pemda bisa mengikuti kelas jarak jauh berbasis blended learning .

“Kita membuka kelas khusus, jadi untuk program studi yang dari wilayah jauh bisa dengan blended learning , termasuk yang kerja sama kita dengan Ditjen Otoda, bagian kesehatan maupun manajemen. Jadi, teknologi IT sejak awal sudah menjadi komitmen kita,” katanya. (Priyo Setiawan/Aan Haryono/Arif Budianto/Ahmad Anthoni/Mustafa Layong)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement