"Hari ini saya berbahagia. Berhasil meluncurkan hal yang sebetulnya menjadi keputusan di sidang kabinet," katanya dalam peluncuran Beasiswa Santri LPDP di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Senin (12/11/2018).

Dia menjelaskan, Indonesia akan menikmati bonus demografi, sebab jumlah penduduk mayoritas merupakan usia produktif. Namun, pada masanya usia produktif ini akan memasuki usia tua, di mana akan membutuhkan fasilitas untuk memenuhi kebutuhannya di masa tua.
"Kalau bonus demografi ini makin tua, maka beban negara itu makan besar. Ongkos kesehatan makin banyak, tapi produktivitas lebih menurun. Sebelum capai mayoritas yang sepuh, maka kita perlu kejar investasi," jelasnya.
Investasi tersebut salah satunya melalui sumber daya manusia. Sehingga diharapkan dengan beasiswa ini bisa mendorong lebih tingkat kompetensi masyarakat Indonesia.
"Saya berharap beasiswa santri bisa jadi pencetus awal, sehingga bisa kita ajak memikirkan bagaimana negara ini ke depannya. Berharap adanya peningkatan kapasitas santri menjadi sumber daya manusia yang produktif, berkualitas, berdaya saing, dan garda terdepan dalam mengusung nilai-nilai ke-lndonesia-an,' ujar dia.