JAKARTA - Zaman sekarang, anak-anak semakin lekat dengan gadget. Bahkan seringkali keakraban anak-anak dan gadget membuat para orangtua was-was. Pasalnya, di internet semuanya bisa diakses termasuk konten-konten bermuatan negatif.
Melihat fenomena ini, mahasiswa ikut turun tangan dalam menciptakan edukasi yang menarik bagi anak-anak. Mereka adalah Nur Maezulpah, Ngudi Nurhidayat, Haning Anggunira, RM Muhammad Nur Fauzan, dan Fahmi Abdurrahman yang menggagas pembuatan komik edukasi bertajuk Kocil atau Love The Environment Comic.
Melansir dari laman IPB, Sabtu (17/6/2017), Ketua tim Nur Maezulpah mengatakan, komik ini fokus pada masalah lingkungan. Sebab menurut dia, kedekatan anak-anak dengan gadget membuat anak abai pada lingkungan sekitar.
Dibuatnya komik ini, lanjut Nur, bertujuan untuk meningkatkan minat baca pada anak-anak. Mengingat data UNESCO tahun 2012 yang menunjukkan bahwa minat baca di Indonesia masih sangat rendah yakni 0,001 persen atau setara satu banding seribu orang yang suka membaca.
Konten dalam komik Kocil mencakup tema-tema lingkungan dengan alur cerita yang mudah dimengerti oleh anak-anak. Ke depannya, Kocil direncanakan bertransformasi menjadi komik digital yang bisa diakses lebih mudah oleh anak-anak. Jadi, melalui gadget anak-anak bisa teredukasi dengan baik untuk lebih mencintai lingkungan sekitar.
"Mudah-mudahan setiap kali Kocil dapat diakses melalui internet, akan lebih bermanfaat bagi masyarakat luas" harap Nur.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik