Salah satu solusi yang akan dilakukan, imbuh Patdono, yakni merger antarkampus. Jadi, kampus-kampus yang kecil bisa bergabung jadi satu.
"Perguruan tinggi di Indonesia kan sudah terlalu banyak, ada sekira 4.500 kampus, ini 10 kali lipat dibandingkan China," tuturnya.
Selain menghitung kampus-kampus yang ada di ruko, Kemristekdikti juga sedang menghitung sisa jumlah kampus bermasalah yang masih dibina. Termasuk PTS atau PTN yang punya potensi konflik, serta kampus yang tidak menjalankan proses pembelajaran sebagaimana mestinya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik