"Pelajar yang non-Muslim juga berdoa dan dipandu oleh guru yang beragama sama," jelasnya.
Erik mengaku jika berdoa bersama adalah ritual yang telah tiga tahun belakangan ini mereka lakukan dan dianggap sangat efektif untuk para pelajar SMAN 1 Sukadana Kayong Utara. "Tujuan berdoa bersama ini merupakan pembiasaan yang baik agar membentengi anak untuk lebih dekat dengan sang pencipta," ucapnya.
Selain itu, Erik menambahkan, dengan permulaan belajar yang diawali dengan doa, maka nilai-nilai agama telah tertanam di jiwa para pelajar sehingga menghadapi pelajaran dan kehidupan selalu ingat akan norma agama.
"Alhamdulillah sejauh ini mereka sangat aktif dalam menerima pelajaran dan diharapkan ritual berdoa bersama ini membawa manfaat bagi mereka di kemudian hari," pungkasnya. (ira)
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik