Lain dengan Ihu, Ika yang mendapati menjadi wali kelas di salah satu sekolah di Maluku Tenggara Barat, sangat khawatir dengan jumlah guru yang sedikit saat masa kerjanya di Indonesia Mengajar habis.
"Saya memberanikan diri mengatakan pada kepala sekolah agar menambah jumlah guru karena jika saya kembali ke Pulau Jawa, sekolah tersebut akan kekurangan guru lagi," kata Ika.
Ika dan Ihu mengajak para mahasiswa ITS lebih peduli akan pendidikan di Indonesia. Keduanya berharap, kedepannya pendidikan di Indonesia lebih mengedepankan kebutuhan dari setiap siswa yang ada di daerah.
"Setiap daerah punya keunikan, budaya dan potensi yang berbeda," jelas ika, wanita yang saat ini bekerja di bidang konsultan pendidikan.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik