Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tere Liye Ajak Mahasiswa Menulis

Tere Liye Ajak Mahasiswa Menulis
Foto: Shutterstock
A
A
A

BANDARLAMPUNG - Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis akan hilang di tengah masyarakat dan lenyap dari catatan sejarah.

"Menulis adalah bekerja untuk keabadian," ujar Darwis Tere Liye, saat menjadi pemateri Studium Generale yang digelar Program Minat Bakat Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya di Gedung Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandarlampung, baru-baru ini.

Mengusung tema "Raihlah Dunia dengan Karya, Ubahlah Dunia Melalui Semangat Pemuda", dalam kegiatan yang diikuti 1.200 mahasiswa program minat bakat dan peserta umum, penulis Tere Liye menyampaikan materi tentang kepenulisan.

Penulis novel best seller berjudul "Hafalan Shalat Delisa", "Bidadari-Bidadari Surga", "Pulang", dan "Hujan" ini berbagi pengalaman, tips trik, serta memotivasi para mahasiswa untuk aktif dan kreatif berkarya melalui tulisan.

Para mahasiswa pun terlihat sangat antusias dan bertanya kepadanya. "Jadikan aktivitas menulis sebagai hobi, sehingga kita tidak merasa terpaksa, terbebani untuk melakukannya. Melalui tulisan kita bisa bercerita tentang pengalaman pribadi, kisah orang lain, menyampaikan informasi, ide, pemikiran, inspirasi, dan memotivasi orang lain," ujar penulis yang juga terkenal melalui 'quotes' dalam karyanya itu.

Menurut Tere Liye, perkembangan era digital saat ini khususnya media sosial seharusnya bisa menjadi wadah bagi pemuda untuk menulis hal yang positif. Bukan hanya menjadi followers, haters atau pemberi komentar tak berarti.

"Untuk menjadi penulis terkenal, tidak harus menulis novel. Tulislah hal-hal yang kalian suka, bisa tentang sastra seperti puisi, artikel dalam koran seperti opini, menulis keseharian dalam blog seperti resep masakan, dan masih banyak lainnya," katanya pula.

Selain Tere Liye, tampil pula pembicara lain, yaitu Komandan Komando Resort Militer (Korem) 043/Garuda Hitam (Gatam) Lampung Kol Kav Supriyatna MM dengan materi kepemudaan dalam stadium general itu.

Kol Supriyatna mengungkapkan, pemuda harus memiliki semangat yang kuat, berjiwa nasionalis, berideologi setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan menjauhi narkoba.

Rektor IBI Darmajaya Ir Firmansyah Y Alfian MBA MSc menuturkan, stadium general itu merupakan rangkaian kegiatan program minat bakat yang diperuntukan bagi mahasiswa baru.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap para mahasiswa bisa menambah ilmu dan wawasan dari para pemateri yang berkompeten. Semoga peserta dapat termotivasi untuk aktif dan kreatif berkarya, salah satunya melalui tulisan-tulisan yang bermanfaat disertai dengan jiwa kepemudaan yang penuh semangat dalam menggapai kesuksesan, dan mengubah bangsa ini menjadi lebih baik," ujarnya.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement