Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Dosen Asyik Mengajar sehingga Lupa Meneliti

Afriani Susanti , Jurnalis-Rabu, 03 Agustus 2016 |18:43 WIB
Banyak Dosen Asyik Mengajar sehingga Lupa Meneliti
Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Tugas seorang dosen sejatinya untuk melakukan penelitian sehingga riset yang dihasilkan bisa membawa kampus tersebut naik kelas bahkan menjadi kampus kelas dunia. Namun kenyataanya, banyak dosen yang sudah asyik dalam mengajar sehingga lupa akan tugasnya dalam melakukan penelitian.

"Banyak dosen sudah asyik mengajar dan tidak melakukan penelitian. Padahal dengan meneliti bisa membuat kampusnya menjadi kelas dunia," ungkap Rektor President University Dr Jony Octavian Haryanto, S.E, M.M, M.A. dalam acara media briefing di The Polo Club, Jakarta, belum lama ini.

Menurut Jony, dosen di Indonesia masih belum terbiasa untuk melakukan penelitian. Padahal untuk menjadikan kampus berkelas dunia tidak hanya dengan melakukan pengajaran dalam bahasa Inggris tapi juga didukung dengan riset yang dilakukan oleh dosennya.

"Karena itu, kami mengharuskan dosen di President University itu untuk mengeluarkan dua publikasi selama setahun," ujarnya.

Selain itu, kampus yang berdiri sejak 2001 tersebut juga menerapkan program dosen tipe A, B, sampai C. Dosen tipe A ini merupakan dosen yang akan banyak menghabiskan waktunya untuk mengajar, sehingga untuk penelitian dosen bisa mengeluarkan satu publikasi saja.

"Sedangkan dosen tipe B adalah dosen yang akan banyak melakukan penelitian. Jadi dalam seminggu hanya sekali atau dua kali. Sehingga, mereka memiliki waktu untuk melakukan penelitian," ucapnya.

Sementara dosen tipe C ini adalah dosen struktural yang banyak memiliki tanggung jawab dalam hal administrasi. "Biasanya itu mulai dari wakil rektor itu kan lebih ke administrasi," imbuhnya.

Dengan begitu, diharapkan dosen-dosen yang ada di President University bisa memiliki waktu untuk melakukan penelitian. "Kita ini kalah dengan Malaysia, Filipina, Vietnam, apalagi Singapura. Padahal, meneliti bisa menjadi cara menjadi kampus kelas dunia," tambahnya. (afr)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement