Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemristekdikti & Kemenkes Buka Prodi Dokter Baru

Afriani Susanti , Jurnalis-Kamis, 16 Juni 2016 |16:36 WIB
Kemristekdikti & Kemenkes Buka Prodi Dokter Baru
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka Program Studi (Prodi) baru di dunia kedokteran yakni Prodi Dokter Layanan Primer. Prodi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi para dokter yang ada di Puskesmas.

Prodi ini akan didirikan di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia yang sudah memiliki prodi kedokteran dengan akreditasi A. "Ada 17 perguruan tinggi dengan Prodi Kedokteran yang berakreditasi A. Mereka yang sudah siap, silakan dijalankan mulai tahun ini, yang belum bisa dimulai tahun depan," ungkap Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Nasir di Gedung Dikti, Kamis (16/6/2016).

Nasir menuturkan, pendidikan dokter primer ini selevel dengan Prodi Kedokteran Spesialis, namun mereka yang mengambil Prodi ini bukan menjadi spesialis. Lamanya studi minimal dua tahun.

"Jadi setelah mahasiswa menjalani koas, mereka bias memilih Prodi Dokter Primer ini. Karena dokter primer ini sendiri levelnya setara prodi dokter spesialis," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menjelaskan, sekarang ini 80 persen pasien langsung dirujuk ke rumah sakit. Sedangkan 20 persennya di layanan primer atau di puskesmas.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement