Share

Plt Ketua Umum PGRI: Saya Marah Ada Guru Dipenjarakan

Afriani Susanti , Okezone · Jum'at 10 Juni 2016 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 10 65 1411507 plt-ketua-umum-pgri-saya-marah-ada-guru-dipenjarakan-EGBagJ4Dyr.jpg Plt Ketua Umum PGRI menyesalkan mudahkan kasus ini diserahkan ke meja hijau. (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Kasus pemidanaan guru karena aksi pendisiplinan yang mereka lakukan sedang menarik perhatian publik. Di Sinjai Selatan, Sulawesi Selatan, seorang guru dipenjara karena memotong rambut siswanya. Di provinsi yang sama, tepatnya di Kabupaten Bantaeng, guru lainnya dibui karena mencubit siswinya.

Plt Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi mengaku geram melihat hal ini. Dia meyakini, para guru dilandasi niat baik saat mendisiplinkan anak didiknya.

"Saya marah melihat guru-guru tersebut dipenjara, itu tidak layak. Kenapa niat untuk mendisiplinkan siswa itu malah diperkarakan ke meja hukum, apalagi sampai ke penjara," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (10/6/2016).

PGRI, kata Uni, menyesalkan sejumlah pihak yang dengan mudahnya membawa kasus ini ke ranah hukum. Untuk itu, PGRI pun akan mengadvokasi masalah ini. Tujuannya agar para guru tidak lagi dipenjarakan saat mereka sedang menjalakan tugasnya.

"Saat mengajar, guru tidak boleh dipenjarakan secara sepihak atas laporan orangtua, apalagi soal mengajar," tambahnya. (afr)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini