JAKARTA - Baru-baru ini, Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin meresmikan 13 perguruan tinggi keagamaan berbasis pesantren atau Ma'had Aly. Dalam izin pelaksanaannya, setiap Ma'had Aly hanya diperbolehkan untuk menyelenggarakan satu program studi. Jika lebih dari itu, maka prodi yang dimaksudkan perlu dikembangkan menjadi pusat kajian keilmuan ke-Islaman serta kepesantrenan.
Lulusan Ma'had Aly yang memiliki gelar sekelas sarjana tersebut diharapkan mampu mencetak ahli agama Islam, termasuk berperan dalam menangani krisis ulama. Nah, supaya lebih jelas, berikut ini profil singkat dua Ma'had Aly tersebut.
1. Ma'had Aly Saidusshiddiqiyyah, Pondok Pesantren As-Shiddiqiyah
Ma'had Aly Saidusshiddiqiyyah berlokasi di Jalan Surya Sarana 6C, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Spesialisasi yang diemban di Ma'had Aly ini adalah program studi Sejarah dan Peradaban Islam (Tarikh Islami wa Tsaqafatuhu).
Didirikan pada 2016, sang pendiri, Dr KH Noer Muhammad Iskandar, SQ dan Drs KH Surya Dharma Ali, MSi awalnya memproyeksikan Ma'had Aly Saidusshiddiqiyyaha menjadi pusat pengembangan fiqh (fiqh center) sebagai respons atas berbagai persoalan hukum yang dihadapi masyarakat. Sedangkan ciri khas Ma'had Aly ini, yakni menempatkan ushul fiqh sebagai metode istinbath hukum pada posisi sangat sentral dalam kajian fiqh dan perumusan hukum-hukum operasional. Dengan pola seperti itu, kajian fiqh di tidak hanya bersifat qawli dan tekstual, tetapi juga manhaji atau metodologis sehingga dapat memunculkan preskripsi fiqh secara kontekstual.
Dikutip dari laman resmi Ma'had Aly Saidusshiddiqiyyah, sistem kurikulum di sana meliputi substansi perkuliahan yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai semester I sampai VI dengan bobot mata kuliah 100 SKS. Sedangkan dalam kegiatan mahasiswanya, Ma'had Aly ini memiliki berbagai ekstrakurikuler. Beberapa ekstrakurikuler tersebut, meliputi senimar, general stadium, mahadhoroh, bakti sosial, micro teaching, olah raga, serta seni dan budaya.
Guna menunjang proses pembelajaran, Ma'had Aly Saidusshiddiqiyyah memiliki tiga unit ruang belajar, ruang senat, perpustakaan, ruang TU, ruang rektor, dan ruang dosen. Sedangkan fasilitas pendukung lainnya yang terdapat di sana, yaitu Wi-Fi area, masjid, kantin, toilet, lapangan olahraga, laboratorium komputer, hingga UKS.