Disdikpora Sleman Sambut Baik Pelatihan Siswa SSB oleh Coca-Cola

Prabowo, Okezone · Sabtu 21 Mei 2016 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 21 65 1394392 disdikpora-sleman-sambut-baik-pelatihan-siswa-ssb-oleh-coca-cola-h28qLhmUgB.jpg Para siswa di Sekolah Sepak Bola. (Foto: Prabowo/Okezone)

YOGYAKARTA - Sebanyak 128 anak-anak dan remaja dari berbagai sekolah sepakbola (SSB) di Kabupaten Sleman, DIY mengikuti latihan di lapangan Tridadi, Sleman. Latihan sepakbola Coke Kicks itu berlangsung selama dua hari, mulai hari ini hingga Minggu, 22 Mei 2016.

Pelatihan sepakbola dasar bagi usia muda, 12 hingga 17 tahun ini digelar oleh Coca-Cola Amatil Soccer Academy (CCAI), kerjasama dengan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation. Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah untuk kegiatan ini.

General Manager CCAI-Centrak Java, Agustina Retno Setyowati mengatakan, sampai saat ini sudah lebih 12 ribu peserta dan 700 pelatih lokal sudah mendapatkan pelatihan sepak bola profesional.

''Sebelumnya kami menggelar pelatihan di Cirebon, kini Sleman menjadi tuan rumah penyelenggaraan Coke Kicks,'' katanya, Sabtu (21/5/2016).

Menurutnya, Coke Kicks akan terus dikembangkan agar para peserta mampu mempraktikkan cara bermain dan berlatih sepakbola yang benar. Sehingga nantinya dapat tumbuh bibit-bibit pemain sepakbola yang berbakat.

Selain pengembangan kemampuan teknik peserta, juga meningkatkan ketrampilan. Karena sepakbola tidak hanya sekedar belajar ketrampilan, tapi dalam pelatihan ini anak-anak juga diajarkan mengenai bagaimana mengelola bola dengan baik dan benar.

"Bermain bola tidak sekadar ketrampilan, tapi juga kepintaran pemain melakukan gerakan tanpa bola dan penempatan diri ketika rekannya sedang menguasai bola. Dengan penguasaan itu, bisa mempromosikan pentingnya kekuatan karakter dalam dunia sepakbola," jelasnya

Eko Darmawan, pelatih dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation mengatakan, pelatihan ini di bagi berbagai tahap. Latihan fisik, teknik bermain bola, teknik gerak individu, teknik gerak kelompok, dan mini competition yang digelar di akhir pelatihan.

Dari kegiatan tersebut, nanti juga akan dipilih pemain terbaik, pemain terbaik dari yang terbaik, pencetak gol terbanyak, serta tim terbaik dari setiap di mana Cike Kicks diadakan.

"Dalam latihan ini, setiap sepuluh menit ganti teknik permainannya," jelasnya.

Hal ini dilakukan agar peserta tidak jenuh. Semua peserta memperagakan teknik yang diberikan pelatih. Setelah latihan selesai, pemain dibagi beberapa kelompok kemudian dipertandingkan.

"Dari sana nanti akan ketahuan mana yang terampil dan pintar bermain sepakbola,'' tambah dia.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Arif Haryono menyambut baik program ini karena secara tidak langsung anak-anak di Sleman bisa ngerti akan teknik bermain sepakbola yang benar dan cermat.

''Kami bangga Sleman terpilih sebagai salah satu kota terselenggaranya Coke Kicks 2016. Kami berharap Coke Kicks mampu meningkatkan antusiasme anak muda untuk mengembangkan keterampilan positif seperti sepakbola,'' katanya.

Selain mengembangkan kemampuan sepakbola tunas bangsa, Coke Kicks juga memberikan pelatihan bagi para pelatih lokal dalam sesi 'Train the Trainer' yang dipandu oleh para pelatih dari ASA. Melalui program yang komprehensif, para pelatih lokal mendapatkan panduan agar dapat memberikan pelatihan yang lebih memadai lagi kepada para peserta didiknya. (afr)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini