JAKARTA - Setelah menanti selama sekira satu bulan, jutaan siswa SMA/sederajat hari ini akan menerima hasil ujian nasional (UN) 2016. Meski hasil UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan, meraih nilai baik tetap menjadi prioritas para siswa.
Sejak 2015, hasil UN sudah tidak menjadi syarat kelulusan siswa. Penentuan kelulusan siswa dari jenjang pendidikan ditentukan oleh rapat pleno guru.
Metode pengumuman hasil UN 2016 dan kelulusan siswa sendiri diserahkan kepada masing-masing sekolah. Ada sekolah yang akan mengirimkan hasil UN 2016 kepada siswa melalui surat pos, bahkan ada juga yang akan mengumumkannya melalui akun Twitter sekolah.
Siswa yang nilainya belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) yaitu di bawah 55,0 per mata pelajaran bisa mengikuti UN Perbaikan. Meski belum dapat dipastikan, UN Perbaikan bagi peserta UN 2016 dijadwalkan sekira Oktober 2016.
UN SMA/sederajat 2016 digelar pada 4-12 April menggunakan metode paper based test (PBT) dan computer based test (CBT). Dikutip dari laman Kemdikbud, Sabtu (7/5/2016), tahun ini tercatat 18.665 SMA/SMK dengan 1.441.002 siswa dan 9.819 SMK dengan 778.068 siswa, 5.542 PKBM dengan 258.921 peserta didik, serta 462 SMALB dengan 1.435 siswa mengikuti UN SMA/sederajat.
Hasil pekerjaan siswa peserta UN PBT dipindai oleh 37 perguruan tinggi negeri (PTN). Pada 28 April, hasil UN 2016 tersebut pun diserahkan Panitia UN ke Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 untuk dijadikan salah satu pertimbangan dalam memilih mahasiswa baru di 78 PTN. Dari 3.247.027 siswa jenjang SMA/SMK/MA/sederajat tersebut terdapat 630.530 siswa yang mendaftar ke SNMPTN.
Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik