Salah satu guru fasilitator buku bacaan berjenjang adalah Eva Sujaeva. Guru SD Islam Khairunnas tersebut menjelaskan, usai mengajak pelajar kelas satu membaca, banyak siswa yang belum lancar membaca pun bisa memahani isi dan maksud buku yang dibawanya.
"Seperti bagian ini, gambarnya banyak tapi hanya ada lima kalimat. Nah, anak-anak sudah bisa tahu isi buku melalui penceritaan gambar," ujar Eva di SD Jelupang 2, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (18/3/2016).
Buku bacaan berjenjang sendiri merupakan buku bacaan tambahan bagi siswa dengan materi di luar bahan pelajaran sehari-hari. Isi buku disesuaikan dengan kemampuan siswa kelas satu hingga tiga. Buku ini dirancang untuk membantu guru di kelas awal SD agar anak didiknya cepat bisa membaca dan memahami kata per kata dari setiap bacaannya tersebut.
Gerakan 15 menit membaca sebelum memulai kegiatan belajar di sekolah sendiri dicanangkan Mendikbud Anies Baswedan untuk membiasakan membaca di kalangan siswa.
"Gerakan ini, ditambah keberadaan buku bacaan berjenjang diharapkan bisa meningkatkan minat membaca siswa," imbuh Eva.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik