BENGKULU - Ketua Panitia Pelaksaan Ujian Nasional (Unas), Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, Raden Wahyu Dharma Priatna, mengimbau, kepada seluruh siswa/i, SMA/SMK/MA di Bengkulu, yang bakal mengikuti Ujian Nasional (Unas) agar tidak percaya dengan “jimat” atau kunci jawaban palsu, saat Unas nanti.
Sebab, tegas dia, setiap siswa soal Unas yang diberikan berbeda-beda, baik itu soal Lembar Jawaban Komputer (LJK), maupun soal berbasis komputer (UNBK) atau ujian online.
“Kita ingatkan kepada siswa agar tidak percaya dengan kunci jawaban palsu,” kata Wahyu, kepada Okezone, Selasa (15/3/2016).
Wahyu menjelaskan, nilai Unas tidak lagi menjadi patokan dalam menentukan kelulusan setiap siswa. Sehingga, Wahyu berharap, seluruh peserta Unas dapat percaya diri, dengan materi pelajaran yang sudah diterima selama ini di sekolah.
“Siswa harus yakin dengan diri sendiri,” ungkap Wahyu.
Disinggung masalah jaminan keamanan soal Unas, Wahyu menjelaskan, untuk soal LJK maupun UNBK, tentunya akan disegel dan dijaga ketat aparat kepolisian. Mulai dari pendistribusian soal, penyaluran soal ke sekolah-sekolah, serta saat pelaksanaan Unas. Sehingga, Wahyu berkeyakinan, kecurangan atau kemungkinan terburuk lainnya tidak dapat dilakukan.
“Kita pastikan semua soal aman. Soal di-pack dalam kardus dan disegel, belum bisa dibuka kalau belum pelaksaan Unas dan itu selalu diawasi aparat kepolisian,” terang Wahyu.
Untuk kesiapan pelaksanaan Unas tingkat SMA/SMK/MA, Wahyu mengklaim, persiapan sudah mencapai 98 persen. Hal tersebut ditandai semua kebutuhan Unas di setiap sekolah sudah selesai. Seperti pengawas, pengaman, proses penyaluran soal.
“Sekarang, tinggal menunggu soal Unas yang akan dikirim dari Pulau Jawa,” demikian Wahyu.
Untuk diketahui, Unas bakal diikuti sekira 23.059 siswa/i tingkat SMA/SMK/MA, yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu. Rinciannya, untuk tingkat SMK akan diikuti sebanyak 6.836 peserta.
Sementara tingkat SMA/MA sebanyak 16.223 peserta, yang meliputi, siswa jurusan IPA sebanyak 7.284 peserta, IPS sebanyak 8.753 peserta, Bahasa sebanyak 115 peserta dan jurusan Agama sebanyak 71 peserta. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik