PONTIANAK – Tahun ini adalah kali kedua Kemdikbud menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Jumlah sekolah penyelenggara UNBK pun meningkat, dari hanya sekira 500 sekolah pada tahun lalu, menjadi 4.451 sekolah pada tahun ini.
Kepala Bidang Analisis dan Sistem Penilaian, Puspendik, Balitbang Kemdikbud, Suprananto menjelaskan, sebenarnya tahun lalu banyak sekolah mendaftar sebagai penyelenggara UNBK. Namun tidak semua yang lulus seleksi dan verifikasi kesiapan.
"Tahun lalu kan memang waktunya mepet untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah. Namun sudah banyak sekolah yang mendaftar. Sekarang kami mulai untuk delegasikan ke provinsi," ungkap Supranoto dalam Diskusi Pendidikan UNBK 2016 di LPMP Pontianak, belum lama ini.
Selain UNBK, hal lainnya yang ditekankan oleh sekolah yakni pada indeks integritas. Melalui indeks ini, sekolah harus bisa mengedepankan kejujuran saat pelaksanaan UN. Dengan menjadikan UN bukan lagi sebagai penentu kelulusan, siswa diharapkan bisa merah nilai sendiri tanpa kecurangan.
"Kalau secara luas kan integritas bukan hanya pada ujian nasional saja. Jadi sebetulnya UN yang tidak lagi sebagai penentu kelulusan bisa menjadikan siswa tidak perlu lagi tertekan hingga berbuat curang. Dulu mungkin ada intervensi politik, di mana kepala sekolah yang nilainya rendah atau siswa yang lulusnya sedikit maka akan dipindahkan," ujarnya.
Supranoto menilai, kecurangan tersebut sebenarnya terjadi bukan pada tataran invidual, namun secara massal, bahkan oleh sekolah. "Kalau curang, bagaimana kita bisa mengukur mutu sekolah tersebut," imbuhnya.
Statistik indeks integritas UN sendiri, kata Suprananto, dapat memperlihatkan sekolah mana saja yang dideteksi terdapat kecurangan. Salah satu indikatornya, pola jawaban yang hampir serupa.
"Karena enggak mungkin itu kebetulan. Masa iya, jawaban dan salahnya semuanya sama? Jawaban sendiri kan ada empat pilihan ganda, enggak mungkin sama semua kalau itu kebetulan," tambahnya. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik