Pendidikan Agama di Indonesia Berbeda dengan Negara Lain

Afriani Susanti , Okezone · Kamis 05 November 2015 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 05 65 1244015 pendidikan-agama-di-indonesia-berbeda-dengan-negara-lain-fBHhtGlzdl.jpg Indonesia memiliki pendidika agama yang berbeda dengan negara lain. (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Di Indonesia, pendidikan agama diciptakan untuk bisa menjadikan masyarakatnya toleran. Agama juga dipelajari secara benar dan mendalam untuk membentuk jiwa yang toleran.

"Itulah karakter pendidikan Islam di Indonesia yang tidak dimiliki banyak negara," ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag, Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin, MA di Kemenag Jakarta, belum lama ini.

Indonesia telah diakui dunia sebagai negara demokratis. Selain itu, masyarakat Indonesia juga sebagian besar menganut agama Islam.

"Karena Islam di Indonesia damai dan toleran, itulah yang perlu kita jaga. Hal itu yang perlu dikembangkan lagi di madrasah dan sekolah," ujarnya.

Menurut Kamaruddin, pendidikan merupakan instrumen yang paling kuat.

"Karena itu, yang paling strategis dalam membentuk pola pikir seseorang. Anda adalah yang Anda tahu," imbuhnya.

Anak-anak harus paham bahwa mereka hidup di dalam pluralisme di sebuah negara yang majemuk. Karena itulah, perlu saling meghormati.

"Itulah yang harus ditanamkan kepada anak kita," paparnya.

Komaruddi menambahkan, untuk menekan sebuah konflik agama di Indonesia bisa dilakukan dengan dua cara.

"Pertama, lewat kurikulum, dengan ekstrakurikuler, intrakurikuler. Bersama-sama mengembangkan moderasi Islam. Kedua, yakni dengan pemberdayaan atau pelatihan pada peningkatan kompetisi kapasitas guru," tambahnya. (afr)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini