Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tuntutan Terpenuhi, Guru Honorer Kembali ke Sekolah

Afriani Susanti , Jurnalis-Rabu, 16 September 2015 |11:01 WIB
Tuntutan Terpenuhi, Guru Honorer Kembali ke Sekolah
Suasana kegiatan belajar mengajar di kelas. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kegiatan belajar-mengajar kembali normal. Sehari sebelumnya, sejumlah sekolah kosong ditinggal puluhan ribu guru honorer yang turun ke jalan menuntut perbaikan kesejahteraan.

Ketua Umum PB PGRI, Sulistiyo, mengungkapkan bahwa usai aksi unjuk rasa di Gedung DPR serta pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi, pemerintah akhirnya mengabulkan tuntutan para guru honorer kategori dua (K2) untuk diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Saat ini ada 439.956 guru honorer K2 di seluruh Indonesia.

Menurut Sulis, usai dipenuhinya tuntutan guru honorer tersebut, banyak guru menangis. Pasalnya, mereka sudah bertahun-tahun menunggu momen ini tiba. "Kami lalu minta mereka pulang untuk mengajar dengan baik," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (16/9/3015).

Sulis optimistis para guru honorer yang sudah diangkat tersebut bisa bekerja lebih baik. Dia mengatakan, status mereka sudah diperbaiki maka kinerja pun meningkat.

Meski demikian, kata Sulis, pihaknya akan tetap mengawasi pelaksanaan keputusan tersebut. "Kami akan memantau apa pemerintah betul-betul memenuhinya atau sekadar menenteramkan para guru honorer saja," tambahnya.

Sebelumnya dalam pertemuan dengan perwakilan guru honorer, Menpan-RB Yuddy Chrisnandi berjanji akan mengangkat 439.956 guru honorer secara bertahap. Proses ini diperkirakan berjalan selama empat hingga enam tahun mendatang.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement