Salah satu pihak yang ditemui pengunjuk rasa adalah Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi. Usai pertemuan dengan perwakilan para guru, Yuddy berjanji akan berusaha menangani semua masalah guru honorer tersebut.
"Semua akan kita selesaikan, yang penting cermat dan sabar," ujar Yuddy di Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Yuddy mengimbuhkan, kesabaran diperlukan mengingat pengajuan pengangkatan guru honorer menjadi PNS tidak bisa dilakukan serentak. Pihaknya perlu memerhatikan proses pendataan dan kemungkinan afirmasi.
"Pemerintah pada dasarnya tidak tidak keberatan untuk menerima tenaga honorer K2 yang tidak lulus ini menjadi PNS atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," imbuhnya.
Selain itu, kata Yuddy, proses pengangkatan PNS juga perlu mempertimbangkan faktor peminatan kepegawaian. Yuddy berjanji akan segera menyurati para pengelola daerah untuk melakukan pengajuan kebutuhan kepegawaian tersebut.
"Bila jumlah ajuan lebih dari jumlah yang dibutuhkan, maka yang akan direkrut harus melalui seleksi," tuturnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik