"Jangan ganggu pelaksanaan SNMPTN dengan pola rekrutmen gratis yang selama ini berjalan," imbuhnya.
Rochmat menambahkan, Oktober ini panitia SNMPTN sudah mulai bekerja. Karena itulah, dia meminta sebelum Desember sudah ada keputusan bayar tidaknya pendaftaran SNMPTN. Rochmat juga meminta isu ini jangan dijadikan polemik karena masih banyak isu pendidikan tinggi yang harus ditangani Kemenristek Dikti. Meski demikian, dia berjanji pihaknya akan membantu pemerintah jika terjadi gejolak.
"Memang subsidi itu tidak seberapa jumlahnya. Tapi itu memberikan pengaruh positif kepada masyarakat luas untuk bisa mendaftar kuliah," imbuhnya.
Rochmat menuturkan, jumlah pendaftar SNMPTN kian bertambah setelah digratiskan. Ketika masanya SNMPTN bayar pendaftaran pesertanya hanya sampai 280 ribu orang. Lalu meningkat hingga 700 ribu peserta pada tahun ini. Dia menjelaskan, mayoritas peserta SNMPTN adalah siswa siswi berprestasi sehingga mempermudah kampus mendapat mahasiswa terbaik.
"SNMPTN, yang mengundang siswa berprestasi tanpa membayar biaya pendaftaran adalah wujud keadilan pemerintah untuk memberi akses ke jenjang pendidikan lebih tinggi," tutur Rochmat. (rfa)
(Muhammad Saifullah )
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik