Advertisement
Advertisement

Pendidikan Rendah Picu Maraknya Pernikahan Dini

Markus Yuwono , Jurnalis-Jum'at, 07 Agustus 2015 |16:19 WIB
Pendidikan Rendah Picu Maraknya Pernikahan Dini
Ilustrasi pernikahan (foto: Shutterstock)
A
A
A

"Jangan anggap remeh masalah ini, persalinan di bawah umur itu bisa mempengaruhi kualitas SDM kedepan," ujarnya.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Gunungkidul Budi Astuti mengatakan resiko persalinan di bawah umur dapat dilihat dari angka kematian ibu (AKI) tahun 2014 di mana terdapat tujuh orang ibu meninggal dunia, dan sejak Januari-Juli 2015, tiga orang ibu meninggal dunia ketika bersalin.

Sementara angka kematian bayi (AKB) tahun 2014 ada sebanyak 98 bayi, dan tahun 2015 sampai bulan Juli terdapat 13 bayi meninggal dunia.

"Ibu yang mengandung paling aman di usia 20 sampai 30 tahun, maksimal 35 tahun. Jika sudah terlanjur mengandung di bawah umur biasanya direkomendasikan ke SPOG (dokter kandungan) untuk memantau perkembangan," katanya.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement