Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Murid Baru SD Dipungli

Solopos.com , Jurnalis-Selasa, 30 Juni 2015 |09:48 WIB
Murid Baru SD Dipungli
foto: ilustasi Okezone
A
A
A

BANTUL - Penerimaan murid baru SD Negeri di Bantul masih ditemukan memungut iuran kepada wali murid senilai Rp1 juta. Uang iuran untuk membiayai sarana prasarana sekolah tersebut sejatinya dilarang.

Pungutan uang sekolah itu dikeluhkan salah seorang wali murid yang mendaftarkan anaknya di SD Negeri 1 Bantul tahun ini. Wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan anaknya itu mengungkapkan, pada rapat antara wali murid dan dewan sekolah serta dihadiri kepala sekolah, Jumat (26/6/2015), wali murid diminta membayar uang sumbangan sarana prasarana senilai Rp1 juta.

Tawaran itu disampaikan Dewan Sekolah kepada wali murid yang anaknya baru saja diterima masuk kelas satu SD Negeri 1 Bantul. Alasannya, uang tersebut untuk membangun ruang kelas baru, lantaran ruang kelas saat ini tidak cukup menampung seluruh murid baru yang jumlahnya mencapai lebih dari 100 orang.

“Ruang kelas yang ada cuma tiga, satu kelas isinya ada yang 27 ada yang 28, padahal katanya siswa yang mendaftar berlebih. Sekolah katanya diminta Dinas Pendidikan tidak menolak murid sehingga terpaksa harus bangun ruang baru satu kelas dan butuh biaya,” ungkap sumber itu, belum lama ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement