Advertisement
Advertisement

Anies Baswesdan: Pencak Silat Mendidik Disiplin

Prabowo , Jurnalis-Minggu, 15 Februari 2015 |11:02 WIB
Anies Baswesdan: Pencak Silat Mendidik Disiplin
Anies Baswedan (Foto: Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Rasyid Baswedan mengatakan, negeri ini menghadapi banyak masalah besar, salah satunya karakter untuk bertindak disiplin. Sikap disiplin ini mulai kendur pada diri seseorang dalam hidup di masyarakat.

"Misal di jalanan, kalau ada penegak hukum kita patuh dan tertib. Tapi kalau tidak ada, terkadang kita lupa disiplin. Kedisiplinan ini yang perlu kita ubah, ada atau tidak penegak hukum, tetap harus disiplin," kata Anies dalam Gelar Budaya Pra Jambore Pencak Silat Nusantara 2015 di Plaza Ngasem, Kraton, Kota Yogyakarta, Sabtu (14/2/2015) malam.

Anies menyampaikan, pencak silat bukan sekedar ilmu bela diri semata, tapi mengajarkan nilai, kejujuran, sikap, budi pekerti, tradisi, hingga sikap disiplin. Sayangnya, sikap mulia itu mulai kendur seiring berubahan zaman di era globalisasi saat ini.

"Silat itu bukan hanya melatih fisik, tapi juga mental dan spiritual sehingga bisa menambah kepercayaan diri pada seseorang," imbuhnya.

Di Indonesia, kata Anies, ada ribuan perguruan silat dengan beratus-ratus pendekar yang tersebar di seluruh nusantara. Sayangnya, banyak anggapan silat hanya pada tataran untuk berkelahi.

"Beda antara lawan dan musuh. Lawan itu teman dalam hal apa saja, misalnya lawan bulutangkis berarti kawan dalam bermain bulu tangkis. Tapi kalau musuh itu memiliki tujuan menjatuhkan, menghabisi dan menjatuhkan," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement