Siswi kelas 2 jurusan komputer SMK Negeri 1 Bulo ini bercerita, ketika meminta sepeda motor kepada orangtuanya, dia mendapat tentangan. Apalagi pilihannya adalah sepeda motor trail yang cenderung sulit dikendalikan gadis remaja 17 tahun seperti dirinya.
Kedua orangtua Sufahira, Safaruddin dan Naharia, akhirnya luluh. Mereka membelikan anak sulungnya tersebut sebuah motor trail rakitan disertai pesan agar Sufahira berkendara dengan hati-hati.
Purnapaskibraka Kecamatan Bulo ini juga mengakui, sepeda motor trail bermesin 110 cc ini dapat mengantarkannya ke sekolah dengan waktu sekira 45 menit. Selama dua tahun mengendarai sepeda motor trail di medan yang berat, Sufahira sering juga menghadapi berbagai masalah.
Tidak terhitung berapa kali motor tuanya ini mogok. Sufahira juga sering jatuh karena jalan yang rusak dan licin.
"Rasa yakin dan mimpi untuk menggapi cita-cita dengan terus bersekolah, membuat saya tetap bersemangat untuk melewati semua cobaan dan rintangan di jalan," ucapnya.