Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bersama KPK, Universitas Trilogi Siap Cegah Munculnya Koruptor

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Senin, 12 Januari 2015 |17:15 WIB
Bersama KPK, Universitas Trilogi Siap Cegah Munculnya Koruptor
Bersama KPK, Universitas Trilogi Siap Cegah Munculnya Koruptor (Foto: dok. Trilogi)
A
A
A

JAKARTA - Kesekilan kalinya Universitas Trilogi melakukan kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan upaya pencegahan "penyakit" yang membuat negeri semakin bangkrut.

Dengan mengusug tema ‘Semua Siap Beraksi (Berantas Korupsi)’, seminar yang diikuti oleh lintas kalangan tersebut menghadirkan pembicara dari KPK yakni Irawati.

Dalam paparannya, pembicara yang juga alumnus Universitas Trilogi itu mengatakan, untuk siap ‘beraksi', ada beberapa yang harus diketahui bersama terkait mengapa kita melakukan aksi tersebut. Hal itu di antaranya adalah kondisi Indonesia, fakta korupsi di Indonesia, tipologi korupsi, percepatan pemberantasan korupsi, dan tentang KPK itu sendiri.

Perihal kondisi Indonesia, menurutnya, sampai saat ini ada fakta yang tak terbantahkan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya.

“Indonesia sebenarnya negeri yang sangat kaya. Beberapa fakta yang tak terbantahkan itu, di antaranya, Indonesia merupakan lumbung energi panas bumi terbesar di dunia, 80 persen suplai rotan dunia, 20 persen suplai LNG dunia, produsen kakao ketiga, dan lain sebagainya," ujar Irawati, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin (12/1/2015).

Memang sejak reformasi bergulir, amanatnya sendiri belum tuntas terlaksana. Terutama, terkait penegakan supremasi hukum serta mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) itu sendiri. Bahkan hingga saat ini, upaya untuk menuntaskan kedua hal tersebut masih terlihat samar atau bahkan belum jelas sama sekali.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement