Share

Tingkatkan Mutu Pendidikan lewat Guru

Margaret Puspitarini, Okezone · Kamis 30 Oktober 2014 23:14 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 30 65 1059135 tingkatkan-mutu-pendidikan-lewat-guru-5VAU7TsoAP.jpg Salah satu cara meningkatkan kualitas pendidikan adalah memperbaiki mutu guru. (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA - Meningkatkan mutu pendidikan adalah salah satu persoalan pendidikan yang tidak pernah selesai. Di antara solusinya adalah memperbaiki kualitas guru.

Tugas itu pula yang berada di pundak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan serta Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sendiri memiliki standar pendidikan yang mengatur mutu guru, peserta didik, serta sarana dan prasarana pendidikan. Namun, banyak standar yang belum terpenuhi. Bahkan, hanya sedikit sekolah yang dapat memenuhinya.

Perwakilan Koalisi Pendidikan Jimmy Paat berpendapat, cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan memperbaiki mutu guru. Perbaikan tersebut, lanjutnya, dimulai peningkatan kualitas lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK).

"Memperbaiki kualitas pendidikan harus dilakukan dengan perbaikan mutu pendidikan guru. Apalagi karena sudah terpisah, kedua menteri harus bekerja sama dengan baik," ungkap Jimmy di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2014).

Dia menilai masih banyak LPTK yang kualitas dan akreditasinya dipertanyakan sehingga menghasilkan lulusan pendidikan guru dengan kompetensi tidak sesuai. Karena itu, Jimmy pun meminta pemerintah secara tegas melakukan tindakan atas keberadaan LPTK abal-abal tersebut.

"LPTK masih banyak yang abal-abal. Mereka harus berani menutup sekolah seperti itu. Tapi bukan berarti yang negeri sudah yang terbaik, harus ada perbaikan kualitas juga. Rekrut mahasiswa terbaik yang benar-benar ingin menjadi guru. Dan, karena ini menyangkut perguruan tinggi lebih baik ditangani oleh Kementerian Ristek dan Dikti," katanya.

Terakhir, dia mengimbau kedua menteri bidang pendidikan tersebut mempertimbangkan berbagai masukan dari para menteri terdahulu. Dengan demikian, terjadi perbaikan signifikan dalam dunia pendidikan.

"Saran saya, kedua menteri ini mengajak mantan-mantan menteri dan dirjen untuk berdiskusi. Melihat kekurangan dan kelebihan setiap program. Harus membuka diri untuk membahas kualitas pendidikan yang lebih tinggi," tutur Jimmy.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini