PROFIL dan pendidikan Alvin Tedjo menarik diulas. Dia menjadi sorotan setelah terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, dalam pemilihan pada 26 Oktober 2026.
Politikus keturunan Indonesia-Tionghoa ini meraih 39,2 persen suara. Dia mengungguli wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.
Kemenangan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan politik Tedjo. Ia bukan pendatang baru di Mississauga karena telah tinggal di kota itu sejak berusia empat tahun, setelah orang tuanya berimigrasi ke Kanada. Sebelum terpilih sebagai wali kota, ia lebih dahulu menjabat sebagai anggota Dewan Kota Mississauga untuk Ward 2 sejak 2022.
Latar belakang pendidikan, pengalaman di bidang kebijakan publik, serta kiprahnya dalam pemerintahan lokal menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya. Lantas, seperti apa profil dan pendidikan Alvin Tedjo?
Alvin Tedjo merupakan politikus Kanada keturunan Indonesia-Tionghoa yang terpilih sebagai Wali Kota Mississauga pada pemilihan munisipal 26 Oktober 2026. Ia meraih 74.479 suara atau sekitar 39,2 persen, mengungguli Carolyn Parrish dan Bonnie Crombie.
Kemenangan ini menempatkan Tedjo sebagai wali kota kedelapan Mississauga dan laki-laki pertama yang terpilih untuk jabatan tersebut sejak 1978. Ia juga disebut sebagai diaspora Indonesia pertama yang terpilih menjadi wali kota sebuah kota di Kanada.
Dilansir dari berbagai sumber, Alvin Tedjo telah tinggal di Mississauga sejak berusia empat tahun setelah orang tuanya berimigrasi ke Kanada. Kota tersebut kemudian menjadi tempatnya tumbuh besar, membangun karier, dan membesarkan keluarga bersama sang istri, Rebecca, serta ketiga anak mereka.
Latar belakang pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Tedjo sebelum terjun ke pemerintahan lokal. Ia menempuh pendidikan tinggi di Queen's University, Kanada, sebelum melanjutkan studi di Harvard University, Amerika Serikat.
Tedjo menempuh pendidikan sarjana di Queen's University, yang berlokasi di Kingston, Ontario, Kanada. Ia mengambil bidang studi Political Studies atau Ilmu Politik dan meraih gelar Bachelor of Arts pada 2007.
Sebelum menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia mengikuti program International Studies Certificate melalui Bader International Study Centre, bagian dari Queen's University, pada 2002–2003. Program tersebut berlangsung di Herstmonceux, East Sussex, Inggris.
Pendidikan di bidang ilmu politik memberinya landasan untuk memahami pemerintahan, proses politik, dan kebijakan publik. Selama masa kuliah, Tedjo juga terlibat dalam kegiatan organisasi mahasiswa.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Tedjo melanjutkan studi melalui Harvard Extension School di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Pada 2015–2017, ia mengikuti program sertifikat pascasarjana dalam bidang Learning Design and Technology. Program ini berfokus pada desain pembelajaran dan pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan.
Tedjo kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Master of Liberal Arts dengan spesialisasi Digital Media Design pada 2017–2020. Dilansir dari laman resmi Kota Mississauga, Tedjo memiliki gelar master di bidang Digital Media Design dari Harvard University serta sertifikat pascasarjana di bidang Learning Design and Technology.