Profil dan Pendidikan Shohibul Fikri, Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia yang Lolos ke Final Denmark Open 2026

Djanti Virantika, Jurnalis
Sabtu 17 Oktober 2026 18:07 WIB
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: PBSI)
Share :

PROFIL dan pendidikan Muhammad Shohibul Fikri menarik diulas. Sebab, dia kembali menjadi sorotan setelah berhasil melangkah ke final Denmark Open 2026 bersama Fajar Alfian.

Pasangan ganda putra Merah Putih itu sukses menyingkirkan juara dunia asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, pada babak semifinal, Sabtu (17/10/2026). Fajar/Fikri memenangi pertandingan sengit tersebut melalui tiga gim dengan skor 21-16, 16-21, 21-16.

Hasil ini sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk meraih gelar juara di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut. Penentuan juara akan terjadi di laga final yang berlangsung besok.

Di balik pencapaiannya di lapangan, Shohibul Fikri juga memiliki perjalanan pendidikan yang menarik. Pebulu tangkis kelahiran Bandung ini berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana di tengah kesibukannya menjalani latihan dan mengikuti berbagai turnamen internasional.

Lantas, seperti apa profil, pendidikan, dan perjalanan karier Muhammad Shohibul Fikri hingga menjadi salah satu andalan ganda putra Indonesia?

1. Profil dan Biodata Muhammad Shohibul Fikri

Muhammad Shohibul Fikri merupakan pebulu tangkis profesional Indonesia yang berfokus pada sektor ganda putra. Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 16 November 1999.

Fikri mulai mengenal bulu tangkis sejak berusia lima tahun. Minatnya terhadap olahraga tepok bulu tersebut kemudian berkembang menjadi perjalanan profesional yang membawanya masuk ke pemusatan latihan nasional PBSI pada 2017.

Dilansir dari laman Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Fikri memiliki tinggi badan 178 sentimeter dan bermain menggunakan tangan kanan. Ia juga tercatat pernah berlatih di klub Kotab sebelum bergabung dengan PB SGS PLN Bandung.

2. Pendidikan Shohibul Fikri, Berhasil Meraih Gelar Sarjana Manajemen

Tak hanya mengejar prestasi di dunia olahraga, Shohibul Fikri juga menaruh perhatian pada pendidikan formal. Di tengah jadwal latihan, perjalanan ke luar negeri, dan pertandingan yang padat, ia berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.

Fikri menempuh pendidikan sarjana di Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya (ARS), Bandung, dengan mengambil program studi Manajemen. Kabar kelulusannya menjadi perhatian setelah ia membagikan momen wisuda melalui akun Instagram pribadinya.

Pada Oktober 2026, Fikri resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen setelah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam kehidupannya. Dalam unggahannya, Fikri mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian akademik tersebut.

Fikri juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga, dosen, dan orang-orang yang telah mendukung perjalanannya selama menempuh pendidikan. Keberhasilan menyelesaikan kuliah menjadi pencapaian tersendiri bagi Fikri. Sebagai atlet profesional, ia harus membagi waktu antara kegiatan akademik dan tanggung jawabnya membela Indonesia di berbagai kejuaraan.

Pencapaian ini juga memperlihatkan bahwa karier olahraga dan pendidikan dapat berjalan beriringan apabila didukung pengaturan waktu serta komitmen yang baik.

 

3. Perjalanan Karier Shohibul Fikri di Dunia Bulu Tangkis

Fikri mulai bermain bulu tangkis ketika masih berusia lima tahun. Seiring bertambahnya usia, ia terus mengembangkan kemampuan melalui latihan dan kompetisi hingga akhirnya masuk pelatnas PBSI pada 2017.

Di sektor ganda putra, Fikri pernah berpasangan dengan Bagas Maulana. Duet tersebut menjadi salah satu pasangan Indonesia yang berhasil mencuri perhatian di panggung internasional.

Salah satu pencapaian penting mereka terjadi pada All England 2022. Fikri/Bagas berhasil menjadi juara setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di partai final.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier Fikri. Gelar All England juga memperkuat posisinya sebagai pemain ganda putra yang mampu bersaing dengan pasangan-pasangan elite dunia.

Setelah menjalani perjalanan bersama Bagas, Fikri kemudian berpasangan dengan Fajar Alfian. Duet tersebut menghadirkan kombinasi pengalaman Fajar dan kemampuan Fikri dalam menghadapi berbagai karakter permainan lawan.

Bersama Fajar, Fikri kembali menunjukkan daya saing di berbagai turnamen internasional sepanjang 2026. Keduanya juga berhasil meraih gelar Japan Open 2026 dan China Open 2026 sebelum melanjutkan perjuangan di Denmark Open

4. Shohibul Fikri dan Fajar Alfian Lolos ke Final Denmark Open 2026

Perjalanan Fajar/Fikri di Denmark Open 2026 berlangsung positif. Sebagai unggulan ketiga, mereka mampu melewati beberapa pasangan tangguh untuk mengamankan tempat di babak final.

Pada perempatfinal, Jumat (16/10/2026), Fajar/Fikri mengalahkan wakil Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, dengan skor 21-17 dan 21-16.

Tantangan yang lebih berat menanti mereka di semifinal. Fajar/Fikri harus berhadapan dengan pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, yang dikenal sebagai salah satu ganda putra papan atas dunia.

Dalam pertandingan pada Sabtu (17/10/2026), Fajar/Fikri berhasil mengatasi tekanan dan memenangkan gim pertama dengan skor 21-16. Namun, Liang/Wang bangkit pada gim kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang 21-16.

Memasuki gim penentuan, pasangan Indonesia kembali menemukan ritme permainan dan mampu menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 21-16. Dengan hasil akhir 21-16, 16-21, 21-16, Fajar/Fikri pun memastikan tiket ke final Denmark Open 2026.

Kemenangan tersebut terasa penting karena Liang/Wang sebelumnya mengalahkan Fajar/Fikri dalam dua pertemuan di Asian Games 2026. Hasil semifinal Denmark Open menjadi kesempatan bagi pasangan Indonesia untuk membalas kekalahan sekaligus membuktikan perkembangan permainan mereka.

5. Prestasi Shohibul Fikri di Panggung Internasional

Sepanjang kariernya, Shohibul Fikri telah mencatat sejumlah pencapaian penting, baik ketika berpasangan dengan Bagas Maulana maupun bersama Fajar Alfian.

Beberapa prestasi yang menonjol antara lain:

Juara All England 2022, bersama Bagas Maulana.

Medali perak Piala Thomas 2022 dan 2024, sebagai bagian dari tim Indonesia.

Medali emas SEA Games 2023, pada nomor beregu putra.

Juara Japan Open 2026, bersama Fajar Alfian.

Juara China Open 2026, bersama Fajar Alfian.

Medali emas beregu putra Asian Games 2026, bersama tim Indonesia.

Medali perunggu ganda putra Asian Games 2026, bersama Fajar Alfian.

Deretan pencapaian tersebut menunjukkan perjalanan Fikri sebagai pemain ganda putra yang terus berkembang. Ia juga berhasil mempertahankan kiprahnya di tengah pergantian pasangan dan tuntutan kompetisi internasional.

Kini, keberhasilannya bersama Fajar menembus final Denmark Open 2026 kembali menambah catatan penting dalam kariernya.

Berikut biodata singkat Muhammad Shohibul Fikri:

Nama lengkap: Muhammad Shohibul Fikri

Nama panggilan: Fikri

Tempat lahir: Bandung, Jawa Barat

Tanggal lahir: 16 November 1999

Tinggi badan: 178 cm

Tangan dominan: Kanan

Sektor: Ganda putra

Nama ayah: Didin Rahmat

Nama ibu: Lia Sarimanah

Mulai bermain bulu tangkis: Usia 5 tahun

Mulai masuk pelatnas: 2017

Klub: PB SGS PLN Bandung

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya