Setelah menjadi PNS pada 2002, Wisnu meniti karier di lingkungan pemasyarakatan. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjalankan tugas di sejumlah unit pemasyarakatan. Salah satu jabatan yang tercatat pernah diembannya adalah Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.
Wisnu juga pernah menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Cilacap, Jawa Tengah sebelum kemudian dipercaya memimpin Lapas Kelas IIA Cibinong. Wisnu kemudian dipercaya menjadi Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong.
Sejumlah sumber mencatat ia mulai menjabat pada Oktober 2023, menggantikan Usman Madjid. Namun, terdapat pemberitaan lain yang mencantumkan September 2024 sebagai waktu pengangkatannya. Karena terdapat perbedaan informasi terbuka mengenai tanggal tersebut, periode jabatan yang paling konsisten dalam sejumlah laporan adalah sejak 2023.
Selama memimpin Lapas Cibinong, Wisnu tercatat terlibat dalam sejumlah kegiatan pengamanan dan pembinaan warga binaan. Pada April 2026, misalnya, ia memimpin kegiatan inspeksi kamar hunian warga binaan bersama unsur TNI, Polri, dan BNNK Bogor sebagai bagian dari pengawasan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Sebelum namanya menjadi sorotan akibat temuan Ombudsman, Wisnu juga tercatat pernah menerima sejumlah penghargaan. Salah satunya adalah penghargaan terkait sinergi dan kontribusi dalam pengungkapan kasus narkoba yang diberikan oleh Polri pada 2026.
Lapas Cibinong di bawah kepemimpinannya juga disebut pernah menerima penghargaan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada 2025. Catatan tersebut merupakan bagian dari rekam jejak kariernya sebelum penonaktifan dan pemeriksaan internal yang berlangsung saat ini.
(Djanti Virantika)