UI GreenMetric 2026: Lebih dari 2.000 Universitas Dunia Ikut Serta, 219 dari Indonesia

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Kamis 24 September 2026 22:01 WIB
UI GreenMetric 2026
Share :

JAKARTA – UI GreenMetric World University Rankings 2026 merilis pemeringkatan universitas di seluruh dunia untuk kinerja keberlanjutan perguruan tinggi berdasarkan sejumlah indikator.

Pada 2026, penilaian UI GreenMetric mencakup tujuh aspek, yakni penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi.

Pemeringkatan tahun ini diikuti lebih dari 2.000 perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi dari lebih dari 100 negara. Untuk Indonesia, terdapat 219 perguruan tinggi yang berpartisipasi, terdiri dari 113 perguruan tinggi negeri dan 106 perguruan tinggi swasta.

Kepala UI GreenMetric, Vishnu Juwono, menyampaikan data tersebut dalam pengumuman UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).

“Pada 2026 partisipan telah melampaui jumlah 2.000 perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi dari lebih dari 100 negara,” ujar Vishnu.

Universitas Esa Unggul (UEU) hadir dalam pengumuman tersebut melalui Ketua Tim UEU GreenMetric, Helmi Geisfarad, S.Sos., M.I.Kom.

UEU berada di peringkat 17 perguruan tinggi secara nasional, masuk tiga besar perguruan tinggi swasta (PTS) nasional, serta menjadi PTS dengan peringkat tertinggi di Jakarta.

Pada pemeringkatan 2025, UEU berada di posisi 29 nasional, peringkat kedua untuk wilayah DKI Jakarta, dan peringkat 203 dunia. Dengan demikian, posisi UEU tahun ini naik 12 tingkat dalam pemeringkatan nasional.

Helmi mengatakan, kenaikan peringkat UEU merupakan hasil dari sejumlah aspek yang masuk dalam penilaian UI GreenMetric. Menurut dia, proses tersebut juga berkaitan dengan pengumpulan dan dokumentasi data dari berbagai unit di lingkungan kampus.

“Kenaikan ini merupakan hasil kerja bersama. Mulai dari pengelolaan energi, sampah, air, transportasi, pengembangan ruang dan infrastruktur, hingga pendidikan dan penelitian,” kata Helmi.

Ia mengatakan, pengelolaan data menjadi salah satu hal yang perlu terus diperbaiki agar capaian yang dilaporkan dapat diukur dan dibandingkan secara konsisten.

“Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas data agar setiap capaian dapat dipertanggungjawabkan secara akademik,” ujarnya.

Kenaikan peringkat tersebut menjadi bagian dari perkembangan posisi UEU dalam beberapa tahun terakhir. Pada UI GreenMetric 2025, UEU juga tercatat berada di peringkat 12 dunia untuk kategori *small campus*.

Tujuh Indikator Penilaian

UI GreenMetric tidak hanya melihat kondisi fisik kampus. Penilaian juga mencakup bagaimana perguruan tinggi mengelola energi, air dan sampah, sistem transportasi, serta mengintegrasikan isu keberlanjutan dalam pendidikan dan penelitian.

Aspek tata kelola dan digitalisasi juga masuk dalam indikator penilaian 2026. Dengan cakupan tersebut, posisi sebuah perguruan tinggi dalam pemeringkatan merupakan hasil akumulasi kinerja pada sejumlah indikator, bukan berdasarkan satu program tertentu.

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, S.T., M.B.A., IPU, ASEAN Eng., mengatakan hasil pemeringkatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kampus.

“Kami bersyukur atas peningkatan posisi Universitas Esa Unggul dalam UI GreenMetric 2026. Namun, bagi kami, peringkat bukanlah tujuan akhir. Ini merupakan cermin bahwa upaya membangun budaya keberlanjutan di lingkungan UEU terus bergerak dan harus dilakukan secara konsisten,” ujar Arief.

Menurut Arief, aspek keberlanjutan perlu ditempatkan dalam pengelolaan perguruan tinggi, termasuk melalui pendidikan dan penelitian.

“Kampus berkelanjutan harus menjadi bagian dari budaya institusi. Karena itu, kami akan terus mendorong integrasi aspek lingkungan, sosial, pendidikan, penelitian, teknologi, dan tata kelola dalam pengembangan Universitas Esa Unggul,” katanya.

Dengan hasil tersebut, posisi UEU pada UI GreenMetric 2026 menjadi salah satu indikator eksternal yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan pengelolaan keberlanjutan di lingkungan kampus.

Bagi universitas, hasil pemeringkatan juga menjadi dasar untuk melihat aspek yang masih perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi program dan kualitas data pada penilaian berikutnya.
 

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya