“Profesionalisme tanpa integritas akan kehilangan makna, sementara integritas tanpa kompetensi tidak akan cukup untuk menjawab tantangan hukum yang semakin kompleks,” katanya.
Hukum Jangan Hanya Dirasakan Kalangan Tertentu
Harris juga menyoroti pentingnya memperluas akses masyarakat terhadap bantuan dan pemahaman hukum. Menurutnya, keberadaan advokat seharusnya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi atau akses terhadap lembaga hukum.
Ia berharap para advokat dapat mengambil peran lebih besar dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, terutama mereka yang masih awam terhadap hak dan kewajibannya di hadapan hukum.
“Jangan sampai hukum hanya terasa dekat bagi mereka yang memiliki akses dan kemampuan. Hukum harus hadir di tengah masyarakat, termasuk masyarakat kecil yang membutuhkan perlindungan dan kepastian,” tuturnya.