Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengembangan media pembelajaran digital sesuai mata pelajaran yang diampu masing-masing guru. Peserta dibimbing mulai dari merancang storyboard, menentukan aktivitas pembelajaran, mengembangkan konten digital, hingga mengintegrasikan media dengan smartboard. Melalui pendekatan learning by doing, guru memperoleh pengalaman langsung dalam menghasilkan media yang dapat diterapkan di kelas. Pemanfaatan smartboard juga diarahkan tidak hanya sebagai layar presentasi, tetapi sebagai sarana untuk mendukung presentasi siswa, diskusi, eksplorasi sumber belajar, aktivitas interaktif, dan refleksi.
Salah satu inovasi yang dihasilkan melalui program ini adalah D-Learn Media, platform digital berbasis web yang dirancang untuk membantu guru mengembangkan media pembelajaran sesuai mata pelajaran masing-masing. Platform ini membantu guru merancang media dengan mengintegrasikan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sehingga proses pengembangan media menjadi lebih sistematis dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik. D-Learn Media dapat diakses melalui learnmedia.net/dashboard/media dan menjadi salah satu bentuk inovasi teknologi yang diberikan kepada sekolah mitra untuk mendukung keberlanjutan program.
Pelaksanaan kegiatan ini didukung melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, berdasarkan SK Kontrak Turunan Nomor 113/D5/SK/LPPM/UNPAM/VI/2026 tanggal 3 Juni 2026. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi perguruan tinggi dan sekolah dalam mendorong penerapan inovasi dan teknologi yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui program ini, kolaborasi UNPAM, UNJ, dan SMAS 1926 Kota Tangerang Selatan diharapkan terus berkembang setelah rangkaian kegiatan pengabdian selesai. Guru diharapkan mampu secara mandiri mengembangkan dan berbagi media pembelajaran digital, memanfaatkan D-Learn Media, serta mengoptimalkan smartboard untuk menciptakan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Keberlanjutan tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem pembelajaran digital yang inovatif sekaligus memperkuat peran guru sebagai penggerak transformasi pembelajaran di sekolah.
(Khafid Mardiyansyah)