Setelah mengikuti apel bersama, perwakilan TEP Unpad menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Fakfak yang membahas koordinasi teknis pelaksanaan program di kawasan transmigrasi Bomberay–Tomage dan Weri–Saharey.
Selanjutnya, tim menempuh perjalanan darat sekitar tujuh jam menuju Distrik Bomberay, lokasi utama pelaksanaan ekspedisi. Kedatangan mereka disambut Kepala Distrik Bomberay, Kepala Distrik Tomage, Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Fakfak, para kepala kampung, serta unsur aparat keamanan.
Selama berada di lapangan, tim riset Unpad akan melakukan observasi, pemetaan potensi wilayah, identifikasi persoalan masyarakat, hingga berdialog dengan pemerintah daerah, warga, dan para pemangku kepentingan. Data yang terkumpul akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan kawasan transmigrasi.
TEP Unpad sendiri merupakan bagian dari program strategis Kementerian Transmigrasi yang melibatkan perguruan tinggi untuk mengirimkan akademisi, peneliti, dan mahasiswa ke berbagai kawasan transmigrasi di Indonesia. Melalui pendekatan ilmiah, program ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang mendukung pembangunan wilayah secara berkelanjutan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)